Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Agustus 2025 | 21.08 WIB

Kemenkes Ingatkan Pentingnya Siswa Terapkan Gaya Hidup Sehat, Tak Cukup Hanya di Sekolah

Ilustrasi gaya hidup sehat di sekolah. (Rubby Jovan/Antara) - Image

Ilustrasi gaya hidup sehat di sekolah. (Rubby Jovan/Antara)

JawaPos.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menegaskan pentingnya siswa membiasakan perilaku hidup bersih dan sehat tidak hanya di sekolah, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari.

Pesan ini disampaikan dalam peresmian program edukasi Anak KAO (Kreatif, Aktif, Optimis) – Sekolah Sehat 2025 yang digelar di SMPN 16 Jakarta.

Direktur Promosi Kesehatan dan Kesehatan Komunitas Kemenkes RI, Elvieda Sariwati, mengatakan, pembiasaan gaya hidup sehat sejak dini menjadi kunci lahirnya generasi bugar, cerdas, dan berdaya saing menuju Indonesia Emas 2045.

“Program edukasi Anak KAO diharapkan tidak hanya mengajarkan anak-anak tentang pentingnya hidup sehat di sekolah, tetapi juga menciptakan lingkungan kondusif agar mereka membawanya ke kehidupan sehari-hari," ujarnya, Jumat (22/8).

"Dukungan guru, orang tua, hingga layanan kesehatan sekolah sangat penting,” sambung Elvieda.

Program yang digagas Kao Indonesia sejak 2016 ini berfokus pada edukasi Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), mulai dari mencuci tangan pakai sabun, menjaga kebersihan tubuh dan pakaian, manajemen kebersihan menstruasi, hingga kepedulian terhadap lingkungan melalui pemilahan sampah.

Tahun 2025, program menargetkan menjangkau lebih dari 10.000 siswa, termasuk di wilayah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Papua, dengan dukungan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) serta Wahana Visi Indonesia.

Presiden Direktur Kao Indonesia, Shoichi Hasegawa, menegaskan komitmen pihaknya untuk mendukung pembentukan generasi sehat dan peduli lingkungan melalui strategi ESG Kirei Lifestyle Innovation.

“Kami ingin anak-anak tidak hanya sehat secara fisik dan mental, tetapi juga punya kesadaran menjaga kebersihan diri dan lingkungan. Tahun ini, program kami diperluas ke daerah timur Indonesia serta kompetisi Duta Anak KAO di tingkat SMP,” jelasnya.

Sejak pertama diluncurkan, program edukasi Anak KAO telah menjangkau lebih dari 42.600 anak SD dan SMP dengan tingkat pemahaman PHBS mencapai 98% pada 2024. Inisiatif ini juga sejalan dengan Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat yang digagas pemerintah, di antaranya bangun pagi, beribadah, olahraga, makan bergizi, gemar belajar, bermasyarakat, dan tidur cukup.

Selain program utama, Kao Indonesia turut menginisiasi Anak KAO BISA (Bijak Sampah) di 10 sekolah terpilih serta Kompetisi Duta Anak KAO. Melalui kegiatan ini, siswa didorong menjadi penggerak perubahan (agent of change) dalam menjaga kebersihan diri dan lingkungan di sekolah maupun rumah.

Editor: Sabik Aji Taufan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore