Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 16 Juli 2025 | 03.46 WIB

7 Kebiasaan Umum Ini Menghambat Penurunan Berat Badan Walau Kalori Dihitung

Ilustrasi seseorang sedang menghitung kalori makanannya, namun tetap merasa kesulitan menurunkan berat badan./Freepik - Image

Ilustrasi seseorang sedang menghitung kalori makanannya, namun tetap merasa kesulitan menurunkan berat badan./Freepik

JawaPos.com - Banyak orang menghitung kalori dengan cermat agar berat badan turun, namun seringkali hasilnya tidak sesuai harapan.

Ini bukan karena menghitung kalori tidak efektif, melainkan ada kebiasaan tertentu yang tanpa disadari justru menggagalkan usaha tersebut. Kebiasaan ini bisa menjadi penghalang utama dalam mencapai tujuan berat badan ideal.

Padahal, menghitung kalori merupakan pendekatan umum dalam upaya penurunan berat badan.

Melansir dari Geediting.com Selasa (15/7), beberapa perilaku sehari-hari justru dapat secara tidak sengaja menyabotase usaha keras Anda. Mengenali kebiasaan ini adalah langkah penting.

Berikut adalah tujuh kebiasaan yang bisa menghambat penurunan berat badan:

  1. Makan Berlebihan Makanan "Nol Kalori"

Makanan ini seringkali mengandung pemanis buatan atau aditif yang secara paradoks meningkatkan rasa lapar. Kondisi ini dapat mendorong seseorang untuk makan lebih banyak. Zat tersebut juga berpotensi memengaruhi metabolisme tubuh.

  • Mengabaikan Pentingnya Tidur

  • Kurang tidur mengganggu hormon yang mengatur rasa lapar dan nafsu makan. Ini menyebabkan peningkatan rasa lapar serta makan berlebihan. Bahkan saat kalori sudah dihitung, efek ini tetap terjadi.

  • Melebih-lebihkan Kalori yang Terbakar dari Olahraga

  • Orang sering melebih-lebihkan kalori yang terbakar selama berolahraga. Mereka kemudian mengonsumsi camilan pasca-latihan yang menghilangkan defisit kalori yang sudah tercipta. Ini menjadi penyebab utama stagnasi berat badan.

  • Melewatkan Waktu Makan

  • Melewatkan makan, terutama sarapan, dapat memperlambat metabolisme tubuh. Hal ini menempatkan tubuh pada mode "kelaparan" dan seringkali menyebabkan makan berlebihan nantinya. Usahakan untuk tetap makan teratur.

  • Hanya Fokus pada Angka Timbangan

  • Timbangan bukanlah satu-satunya indikator kemajuan dalam penurunan berat badan. Perubahan komposisi tubuh, seperti penambahan otot dan pengurangan lemak, mungkin tidak selalu menunjukkan penurunan angka signifikan. Pertimbangkan tanda-tanda lain dari kesehatan.

    Editor: Hanny Suwindari
    Tags
    Jawa Pos
    JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
    Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
    Download Aplikasi JawaPos.com
    Download PlaystoreDownload Appstore