Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Mei 2025 | 18.57 WIB

Mengenal Jenis Grade Teh Hijau: Ada Ceremonial dan Culinary, hingga Cara Penggunaannya

Manfaat Kesehatan Teh Matcha yang Sudah Terbukti Ilmiah, Wajib Kamu Coba. (freepik)

JawaPos.com Teh hijau (green tea) atau sering disebut juga dengan matcha, tidak hanya dikenal karena manfaat kesehatannya, tetapi juga karena keunikan rasa, kualitas, dan tradisi panjang dalam penyajiannya.

Dalam dunia teh, terutama teh hijau Jepang, terdapat berbagai grade atau tingkatan kualitas yang memengaruhi rasa, aroma, serta cara penggunaannya.

Dari ceremonial grade matcha yang digunakan dalam upacara tradisional, hingga culinary grade yang cocok untuk keperluan dapur, setiap grade juga memiliki karakteristik dan metode penyajian tersendiri.

Melansir laman Ujido, setiap grade atau tingkatan teh hijau (green tea) menentukan warna, aroma, tekstur, tampilan, hingga kualitas teh, serta kegunaan masing-masing. Oleh karena itu, penting untuk memahami perbedaannya.

Tingkatan atau grade teh hijau (green tea) sendiri dibagi menjadi dua, yakni Seremonial dan Kuliner,yang kemudian Kuliner dibagi menjadi lima tingkatan lagi.

  1. Seremonial atau Ceremonial

Grade seremonial pada teh hijau (green tea) dikhususkan untuk dinikmati sebagai minuman murni tanpa tambahan bahan lain.

Teh hijau (green tea) dengan grade seremonial ini juga merupakan jenis teh hijau (green tea) dengan kualitas tertinggi, yang secara tradisional biasanya digunakan dalam upacara minum teh Jepang selama berabad-abad.

Meski demikian, teh hijau (green tea) ini juga sangat cocok untuk dinikmati dalam konsumsi sehari-hari di luar konteks upacara formal.

teh hijau (green tea) grade seremonial dibuat dari pucuk daun teh paling muda. Bagian batang dan urat daun akan dipisahkan sebelum daun tersebut digiling menggunakan batu menjadi bubuk halus.

Proses tersebut menghasilkan bubuk teh hijau (green tea) dengan warna hijau cerah, tekstur lembut, cita rasa manis alami, dan aroma yang bersih serta segar, yang sering kali menyerupai wangi rumput segar.

Teh hijau (green tea) grade seremonial ini seharusnya tidak terasa kasar atau berpasir saat diminum. 

Saat diseduh, teh hijau (green tea) seremonial menghasilkan teh dengan kekentalan yang khas dan rasa yang utuh, sehingga paling tepat dinikmati tanpa tambahan pemanis, susu, atau bahan lainnya. Hal ini dilakukan untuk menjaga kemurnian rasa dan kualitas alaminya.

  1. Kuliner atau Culinary

Teh hijau (green tea) grade kuliner atau food grade dibuat melalui proses berbeda dibanding teh hijau (green tea) grade seremonial, dan ditujukan untuk penggunaan kuliner seperti campuran kue atau minuman.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore