Ilustrasi anak dibawa ke dokter gigi (Dok. Pexels)
JawaPos.com - Banyak orang tua berpikir bahwa kunjungan ke dokter gigi baru diperlukan saat anak mengalami keluhan seperti gigi berlubang atau sakit gusi.
Padahal, menurut rekomendasi terbaru dari American Academy of Pediatric Dentistry dan Persatuan Dokter Gigi Anak Indonesia, anak sebaiknya pertama kali dibawa ke dokter gigi saat usia 10 hingga 12 bulan, atau paling lambat 6 bulan setelah gigi pertama tumbuh.
Sayangnya, masih banyak orang tua di Indonesia yang belum menyadari pentingnya kunjungan awal ini. Pemeriksaan dini sangat krusial untuk mencegah karies dini (early childhood caries), masalah gusi, serta membentuk kebiasaan merawat gigi sejak dini.
"Mengajak anak ke dokter gigi pertama kali sebaiknya dilakukan saat mereka berusia 10 bulan hingga 1 tahun. Hal ini membantu anak merasa nyaman dan terbiasa dengan kunjungan ke dokter gigi," jelas drg. Aliyah, Sp.KGA dalam kanala youtube Nikita Willy Official.
Pemeriksaan gigi pertama adalah momen penting untuk membangun kepercayaan anak terhadap perawatan gigi. Selain itu, dokter juga bisa mendeteksi potensi masalah gigi dan mulut sejak awal.
"Pendidikan tentang kesehatan gigi harus dimulai lebih awal agar anak tidak takut ke dokter gigi, anak yang terbiasa akan lebih cepat beradaptasi dan merasa senang saat pemeriksaan," imbuh drg. Aliyah.
Berikut beberapa manfaat kunjungan awal ke dokter gigi:
1. Mencegah Gigi Berlubang sejak Dini
Gigi susu lebih rentan terhadap kerusakan. Dengan kunjungan awal, orang tua bisa diberikan edukasi tentang cara membersihkan gigi dan pola makan yang sehat.
"Perawatan gigi dan mulut bayi sangat penting sejak dini untuk mencegah infeksi dan masalah kesehatan. Membersihkan gusi dan lidah bayi secara rutin dapat mencegah demam saat gigi tumbuh," jelas drg. Aliyah.
2. Deteksi Dini Masalah Struktur Rahang atau Pertumbuhan Gigi
Dokter bisa melihat apakah ada tanda-tanda keterlambatan tumbuh gigi atau potensi kelainan gigitan.
3. Membangun Kebiasaan Positif Anak terhadap Dokter Gigi

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
