
Ilustrasi orang tidak suka bergerak./Pexels.
JawaPos.com - Kamu mungkin sering melihat banyak orang lari pagi di alun-alun kota. Atau bagaimana orang lain melakukan yoga,pergi ke gym, ataupun mengikuti kelas menari aerobik. Ada banyak jalan untuk bergerak dan berbagai olahraga untuk dilakukan.
Tidak seperti orang lain, kamu mungkin adalah satu dari sekian banyak orang di dunia yang tidak suka bergerak atau olahraga sehari-hari. Ketika orang lain keluar untuk melakukan aktivitas fisik, kamu bisa memilih diam dan tidur di rumah.
Dilansir dari Organisasi Kesehatan Dunia yakni WHO, sepertiga orang dewasa di muka bumi tidak memenuhi tingkat aktivitas fisik yang seharusnya dilakukan.
Hal ini tentunya menyebabkan berbagai ancaman kesehatan serius apabila presentase ini tidak berubah.
Kamu mungkin mengira bahwa hidup berjalan baik-baik saja meski tanpa gerak aktif maupun olahraga ringan.
DIlansir dari Medline Plus dan WHO, berikut ini 6 risiko kesehatan untuk kamu yang tidak suka bergerak atau olahraga sehari-hari:
1. Berat Badan Meningkat
Risiko kesehatan pertama dari tidak suka bergerak adalah berat badan meningkat. Kamu tentu tahu bahwa kunci turunnya berat badan adalah olahraga rutin dan juga menjaga makan.
Tanpa adanya pergerakan signifikan di keseharian, tubuh seseorang tidak akan membakar kalori yang ada. Metabolisme seseorang pun juga bisa melambat dan menyebabkan tubuh tidak bisa memecah lemak dan juga gula.
2. Otot dan Tulang Melemah
Risiko kesehatan kedua dari tidak suka olahraga adalah otot dan tulang kamu bisa melemah. Ketika kamu kurang bergerak, tulangmu bisa melemah dan bisa berakibat rapuhnya tulang atau osteoporosis.
Selain itu, oto juga bisa kehilangan kekuatan sebab tidak digunakan dalam waktu lama. Ketahanan dan kekuatan otot bisa melemah sehingga kamu jadi lebih lemah dibandingkan sebelumnya dalam beraktivitas.
3. Sirkulasi Darah Tidak Lancar
Risiko kesehatan ketiga dari tidak suka bergerak adalah sirkulasi darah menjadi tidak lancar. Ketika kamu kurang bergerak dalam keseharian, darah yang mengalir di seluruh tubuh bisa saja mengalir secara tidak maksimal.
Hal ini nantinya bisa berdampak pada kemungkinan penyakit kronis yang bisa menyebabkan kematian. Oleh karenanya, perlu bagi seseorang untuk bergerak atau berolahraga setidaknya beberapa kali dalam seminggu.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
