
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa bicara soal potensi tax ratio Naik di kuartal IV 2025 di Universitas Airlangga Surabaya, Senin (10/11). (Novia Herawati/ JawaPos.com)
JawaPos.com - Meski ekonomi sempat lesu, Menteri Keuangan (Menkeu) Purbaya Yudhi Sadewa optimistis rasio penerimaan pajak terhadap produk domestik bruto (PDB) atau tax ratio, akan meningkat pada kuartal IV 2025.
"Tax ratio turun kan karena ekonominya melambat sebetulnya di triwulan ketiga, (terutama) di private sector," tutur Purbaya usai mengisi kuliah umum di Kampus C Universitas Airlangga, Senin sore (10/11).
Sebagai informasi, Kemenkeu menetapkan target tax ratio 2025 sebesar 10,02 persen. Namun hingga kuartal III 2025, tax ratio hanya mencapai 8,58 persen. Angka tersebut masih di bawah target, yakni kurang 1,44 persen.
Bahkan jika dibandingkan dengan periode yang sama di tahun-tahun sebelumnya (YOY), tax ratio kuartal III tahun 2025 sebesar 8,58 persen, menjadi yang terendah sejak era pandemi Covid-19.
Adapun capaian tax ratio kuartal III 2024 sebesar 9,48 persen, 10,15 persen pada kuartal III 2023, 10,9 persen pada kuartal III 2022, DAN 8,28 persen pada kuartal III 2021 (saat masa pandemi Covid-19).
Lalu berdasarkan pembukuan Kemenkeu, hingga kuartal III atau Januari sampai September 2025, realisasi penerimaan perpajakan (pajak plus cukai) mencapai Rp 1.516,6 triliun. Dari jumlah itu, realisasi pajak menyumbang sebesar Rp 1.295,3 triliun.
Meski begitu, Purbaya yakin capaian tax ratio pada kuartal IV tahun 2025 akan mencapai target.
Terlebih, sejumlah kebijakan strategis sudah mulai berjalan, seperti dana likuiditas ke bank-bank Himbara sebesar Rp 200 triliun.
"Triwulan keempat kita kasih stimulus cukup besar, uang kita gelontorkan ke sistem. Sepertinya real sector juga mulai bergerak lebih cepat. Harusnya sih akan sedikit membaik, yang jelas (tax ratio) nggak turun," imbuhnya.
Mantan Ketua Dewan Komisioner LPS itu berharap berbagai kebijakan dan stimulus yang dijalankan mampu meningkatkan kinerja pemungutan pajak tahun depan, sehingga rasio pajak dapat mencapai target yang ditetapkan.
"Tetapi yang penting nanti dengan perbaikan ini (kebijakan), tahun depan, 2026, pengumpulan tax (pajak) akan jauh lebih bagus dibanding dengan sekarang, tax ratio akan meningkat," pungkas Purbaya.

16 Tempat Wisata Terbaik di Pandaan Pasuruan yang Buat Liburan Penuh Panorama Alam, Pegunungan dan Ketenangan
Persebaya Surabaya Dikabarkan Rekrut 2 Striker dan 2 Bek Baru, Ada Punggawa Tim Nasional
Berburu Oleh-Oleh Khas Pasuruan? Ini 15 Buah Tangan yang Cocok untuk Keluarga di Rumah Berdasarkan yang Paling Dicari Wisatawan
Pemerintah Cabut Izin 2.231 Pengecer dan Distributor Pupuk Subsidi yang Rugikan Petani
Jadwal Shalat Idul Adha 2026 di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Kota Besar Lainnya
Abu Janda Dilaporkan ke Polisi Oleh Ikatan Keluarga Minang Hari Ini, Buntut Sebut Sumbar 'Barbar' dan Intoleran
Dulu Antreannya Mengular dan Jadi Buah Bibir Media Sosial, Kini Terlihat Lengang: Mengulik 5 Tempat Makan yang Sempat Viral Lalu Sepi Pengunjung
11 Kuliner Maknyus Sekitar Kebun Raya Bogor, Tempat Makan yang Sejuk, Nyaman dan Enak
Persib Bandung Dilaporkan Berburu 2 Winger Kiri Baru demi Prestasi di AFC, Nilai Pasarnya Lewati Thom Haye!
Orang yang Semakin Cantik Secara Fisik Seiring Bertambahnya Usia Biasanya Mengadopsi 6 Kebiasaan Sehari-hari Ini Menurut Psikologi
