Logo JawaPos
Author avatar - Image
Sabtu, 29 Maret 2025 | 01.45 WIB

Inovasi Bedah Saraf: Brain Bypass Surgery untuk Pasien dengan Gangguan Pembuluh Darah Otak

ILUSTRASI. Tim dokter melakukan prosedur bedah. (NPR) - Image

ILUSTRASI. Tim dokter melakukan prosedur bedah. (NPR)

JawaPos.com - Stroke dan gangguan pembuluh darah otak merupakan salah satu penyebab utama kecacatan dan berbahaya. Sebab jika terserang penyakit demikian, dapat dipastikan kalau si pasien akan menderita seumur hidupnya.

Namun seiring berkembangnya teknologi kedokteran, untuk meningkatkan angka harapan hidup pasien stroke dan gangguan pembuluh darah otak, saat ini ada prosedur medis yang tergolong baru.

Salah satu prosedur yang menjadi harapan baru dalam dunia bedah saraf adalah Brain Bypass Surgery STA-MCA (Superficial Temporal Artery to Middle Cerebral Artery). Prof. Dr. dr. Julius July, Sp.BS, M.Kes., dokter spesialis bedah saraf di RS Siloam Lippo Village dalam wawancaranya menjelaskan, prosedur medis tersebut bisa memberikan harapan baru bagi pasien stroke dan gangguan pembuluh darah otak.

Dijelaskan, STA adalah arteri yang terletak di luar tengkorak, di sisi kepala, yang berfungsi memasok darah ke jaringan kulit kepala dan bagian luar tengkorak. Sementara itu, MCA atau Middle Cerebral Artery adalah salah satu arteri utama di otak yang bertanggung jawab mengalirkan darah ke sebagian besar area otak besar, termasuk lobus frontal, temporal, dan parietal. 

Brain Bypass Surgery, khususnya prosedur Superficial Temporal Artery to Middle Cerebral Artery (STA-MCA) bypass, adalah teknik bedah saraf yang bertujuan untuk mengalirkan darah ke otak dengan menghubungkan arteri superfisial ke arteri serebral tengah.

“Operasi bypass STA-MCA ini merupakan solusi bagi pasien yang mengalami penyumbatan atau gangguan aliran darah ke otak, di mana metode lain tidak lagi efektif," jelasnya baru-baru ini di kawasan Karawaci.

Beberapa kondisi yang menjadi indikasi untuk operasi ini meliputi stroke iskemik berulang dan aneurisma kompleks yang tidak dapat diatasi dengan metode konvensional. Keunggulan prosedur ini adalah dapat meningkatkan suplai darah ke otak secara signifikan dan mencegah risiko stroke berulang.

Namun, tidak semua pasien dapat menjalani prosedur bypass langsung. Tim medis akan mempertimbangkan beberapa faktor, seperti usia pasien, kondisi pembuluh darah, serta luasnya penyumbatan. 

Operasi ini dapat dilakukan pada pasien dewasa dan anak-anak dengan kondisi penyempitan pembuluh darah lainnya. Bagi pasien dengan arteri yang sangat kecil, bypass langsung mungkin tidak memungkinkan. 

“Dalam kasus seperti ini, kami menggunakan indirect bypass, yang melibatkan stimulasi pertumbuhan pembuluh darah baru untuk meningkatkan suplai darah ke otak secara bertahap,” kata Prof. Julius melanjutkan bahwa teknik ini lebih umum digunakan pada pasien di mana pembuluh darahnya terlalu kecil untuk dilakukan anastomosis langsung.

Salah satu teknik yang digunakan dalam indirect bypass adalah EDMAPS (Ensefalo Duro Myo Arterio Pericranial Synangiosis). Teknik ini melibatkan penggunaan jaringan otot dan periosteum yang ditempatkan di atas permukaan otak untuk merangsang pertumbuhan pembuluh darah baru secara bertahap.

Teknik tersebut menjadi pilihan utama bagi pasien dengan kondisi pembuluh darah yang terlalu kecil untuk dilakukan bypass langsung.

Sebelum menjalani operasi bypass STA-MCA, pasien harus menjalani serangkaian pemeriksaan, termasuk MRI, CT-Scan, dan angiografi serebral untuk memastikan kelayakan prosedur. 

“Pemeriksaan ini sangat penting untuk mengetahui kondisi pembuluh darah otak pasien dan menilai apakah operasi ini merupakan pilihan terbaik bagi mereka,” tegasnya.

Operasi ini dilakukan dengan teknik mikrovaskular, yaitu ahli bedah saraf akan menghubungkan arteri superfisial di kepala pasien dengan arteri di dalam otak menggunakan mikroskop bedah khusus. 

Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore