
Ilustrasi visualisasi sensasi ASMR. (Freepik)
JawaPos.com–Pernahkah kamu merasakan sensasi geli yang menyenangkan di kepala dan tulang belakang saat mendengar suara-suara lembut? Sensasi unik ini dikenal sebagai ASMR atau Autonomous Sensory Meridian Response.
ASMR menjadi fenomena populer di internet dengan jutaan video yang dibuat untuk memicu respons ini. Banyak orang memanfaatkan ASMR sebagai cara untuk relaksasi dan mengurangi stres dalam kehidupan sehari-hari.
Apa itu ASMR?
ASMR adalah sensasi kesemutan yang dimulai dari kulit kepala dan menjalar ke bagian belakang leher serta tulang belakang. Sensasi ini biasanya dipicu rangsangan pendengaran dan visual yang lembut. Rangsangan umum termasuk suara berbisik, ketukan lembut, gerakan tangan yang halus, dan perhatian pribadi.
Setiap orang dapat memiliki pengalaman ASMR yang berbeda-beda, dan pemicunya pun bervariasi. Beberapa orang mungkin merasakan ASMR dari suara tertentu, sementara yang lain lebih responsif terhadap visual.
Manfaat ASMR untuk Kesehatan Mental
ASMR bukan hanya sekadar sensasi yang menyenangkan, tetapi juga berpotensi memberikan manfaat bagi kesehatan mental. Satu di antara manfaat utama ASMR adalah kemampuannya untuk mengurangi stres dan kecemasan. Suara-suara dan visual yang lembut dapat membantu memperlambat detak jantung dan menenangkan pikiran yang tegang. Bagi banyak orang, ASMR menjadi obat penenang yang efektif untuk tubuh dan pikiran.
ASMR dan Relaksasi
Dalam dunia yang serba cepat dan penuh tekanan ini, relaksasi menjadi semakin penting untuk menjaga kesehatan mental. ASMR menawarkan cara yang mudah dan menyenangkan untuk mencapai kondisi relaksasi. Dengan mendengarkan atau menonton video ASMR, seseorang dapat mengalihkan perhatian dari pikiran-pikiran yang memicu stres. Hal ini memungkinkan tubuh dan pikiran untuk beristirahat dan memulihkan diri.
ASMR dan Kualitas Tidur
Masalah tidur adalah keluhan umum di era modern, dan ASMR dapat menjadi solusi alami untuk meningkatkan kualitas tidur. Efek menenangkan dari ASMR dapat membantu seseorang merasa lebih rileks sebelum tidur. Kondisi rileks ini mempermudah proses tertidur dan dapat meningkatkan kualitas tidur secara keseluruhan. Banyak pengguna ASMR melaporkan bahwa mereka tidur lebih nyenyak dan bangun lebih segar setelah mendengarkan ASMR.
ASMR dan Manajemen Nyeri Kronis
Bagi individu yang berjuang dengan nyeri kronis, ASMR menawarkan harapan baru dalam manajemen gejala. Sebuah studi menunjukkan bahwa 42 persen penderita nyeri kronis merasakan penurunan gejala yang signifikan setelah menggunakan ASMR. Meskipun bukan pengganti perawatan medis utama, ASMR dapat menjadi terapi komplementer yang berharga. ASMR membantu mengalihkan perhatian dari rasa sakit dan memberikan rasa nyaman yang menenangkan.
ASMR Tidak Cocok untuk Semua Orang
Dikutip dari mcleanhospital.org, sebagian orang mungkin menganggap ASMR sangat bermanfaat, sebagian orang lain mungkin tidak menanggapinya atau bahkan menganggapnya sangat membebani.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Swiss vs Slovenia di Liga Nations UEFA: La Nati Menang Besar di Thermoplan Arena
Prediksi Semen Padang vs PSPS Pekanbaru: Kabau Sirah Incar 3 Poin, Askar Bertuah Siap Bikin Kejutan!
Prediksi Skor Islandia vs Bulgaria di Liga Nations UEFA: Strákarnir okkar Tundukkan Tim Tamu
Prediksi Skor Kosovo vs Austria di Liga Nations UEFA: Das Team Perpanjang Rekor Tak Terkalahkan
Prediksi Skor Belarus vs San Marino di Liga Nations UEFA: Belyya Kryly Pesta Gol
Rekam Jejak Wadankor Brimob Irjen Victor Alexander Lateka, dari Densus 88 hingga BIN
Besan KDM Komjen Karyoto Dimutasi dari Jabatan Kabaharkam Jelang Pensiun
Prediksi Susunan Pemain Spanyol vs Ceko: De la Fuente dan Denia seperti Bermain Catur
Prediksi Finlandia vs Albania di UEFA Nations League: Duel Ketat Dua Tim Belum Kebobolan
Prediksi Skor Azerbaijan vs Lituania di Liga Nations UEFA: Milli Komanda Diprediksi Kembali Tertahan

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022