
Ilustrasi demam kelinci. (freepik)
JawaPos.com–Fenomena demam kelinci merebak di Amerika Serikat (AS). Demam kelinci merupakan penyakit yang dapat menular, disebabkan bakteri tertentu. Penyakit ini menyerang hewan, terutama kelinci, hewan pengerat, dan mamalia kecil lainnya serta berpotensi penularan kepada manusia.
Di AS, peningkatan kasus lebih dari lima puluh persen. Penyakit langka yang disebabkan bakteri Francisella tularensis yang dikenal sangat menular terutama pada mamalia. Penyakit ini memang secara umum jarang terjadi pada manusia, namun bukan berarti tidak mungkin manusia akan terinfeksi penyakit ini apabila bersentuhan langsung dengan hewan yang terkena infeksi.
Dilansir dari laman The Health Site.com, penyakit demam kelinci berasal dari hewan-hewan yang terinfeksi terutama pada gigitannya, antara lain:
Penyakit ini lebih ternyata lebih sering menginfeksikan kepada anak-anak yang berusia antara lima sampai sembilan tahun, serta pria yang sudah lanjut usia. Hal ini menunjukkan bahwa kedua kelompok ini mungkin lebih rentan terhadap infeksi demam kelinci.
Ada beberapa hal penting mengenai gejala demam kelinci alias tularemia yang terkena infeksi pada manusia.
Panas dingin
Sensasi merasakan panas sekaligus kedinginan, sering kali terkait dengan fluktuasi suhu tubuh. Dalam artian apabila seseorang mungkin merasakan campuran antara suhu panas dan dingin secara bersamaan. Contohnya, disaat mungkin merasa sangat dingin tetapi juga merasa berkeringat atau panas.
Nyeri otot
Rasa sakit pada otot yang bisa menciptakan ketidaknyamanan serta kelelahan. Hal ini menunjukkan bahwa rasa nyeri otot bisa bervariasi dari ringan hingga berat. Ini merupakan salah satu gejala umum dari banyak penyakit infeksi dan bisa terjadi di seluruh tubuh.
Demam
Suhu tubuh yang tinggi, indikasi adanya infeksi dalam tubuh. Demam sering kali menjadi tanda bahwa tubuh sedang melawan sesuatu, seperti infeksi oleh bakteri, virus, atau mikroorganisme lainnya.
Pembengkakan kjelenjar getah bening
Kelenjar getah bening di tubuh bisa membesar dan terasa sakit, menandakan adanya infeksi. Disisi lain jika tubuh terinfeksi, kelenjar getah bening dapat merespons dengan membengkak dan menjadi nyeri. Pembengkakan ini dapat disebabkan oleh peningkatan aktivitas sel-sel imunitas di kelenjar tersebut
Kelelahan
Rasa lelah yang berlebihan atau sering disebut kelelahan memang bisa menjadi salah satu tanda tubuh sedang melawan infeksi. Ketika tubuh terinfeksi oleh virus, bakteri, atau parasit, sistem kekebalan tubuh akan bekerja ekstra keras

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
Jadwal PSS vs Garudayaksa FC Final Liga 2, Siaran Langsung, dan Live Streaming: Siapa Raih Trofi Kasta Kedua?
Hasil Play-off Liga 2: Adhyaksa FC Bungkam Persipura Jayapura 0-1 di Babak Pertama!
Jadwal Veda Ega Pratama di Sesi Q2 Moto3 Le Mans 2026! Rider Indonesia Bidik Start Terdepan
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
