Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 November 2024 | 13.01 WIB

Tipe-Tipe Tekanan Darah Rendah Menurut Dokter, Ketahui Jenis Makanan yang Disarankan dan Dihindari

Ilustrasi- Sayuran asparagus. - Image

Ilustrasi- Sayuran asparagus.

JawaPos.com - Tekanan darah rendah atau hipotensi adalah kondisi daya arus darah pada peredaran darah terlalu lemah. Rata-rata angka tekanan darah rendah berada di 80/60 mm Hg.

Dikutip dari laman Mayo Clinic, tiap penderita hipotensi merasakan gejala-gejala yang berbeda-beda. Bahkan beberapa tidak merasakan gejala-gejalanya. Padahal dalam beberapa kasus kondisi ini dapat mengancam nyawa.

Terdapat beberapa macam hipotensi:

1. Orthostatic hypotension

Tekanan darah yang tiba-tiba menurun biasa terjadi jika seseorang berdiri terlalu cepat setelah duduk atau tiduran. Kondisi itu dapat disebabkan oleh dehidrasi, istirahat total dalam kurun waktu yang lama, kehamilan, serta beberapa kondisi medis tertentu.

2. Postprandial hypotension

Tekanan darah yang menurun ini terjadi satu hingga dua jam setelah makan dan biasanya dialami oleh orang-orang dewasa dengan tekanan darah tinggi. Penderita parkinson atau penderita penyakit saraf memiliki resiko yang lebih tinggi untuk mengalami hal ini. Karena hal ini terjadi secara otomatis pada sistem saraf.

3. Neurally mediated hypotension

Kondisi tekanan darah yang tiba-tiba jatuh ini biasa terjadi karena terlalu lama berdiri. Kondisi ini biasa terjadi pada anak-anak hingga orang-orang yang baru saja menjadi dewasa. Kondisi ini kemungkinan disebabkan oleh hubungan antara jantung dan otak yang bermasalah.

4. Multiple system atrophy with orthostatic hypotension

Kondisi langka ini mempengaruhi sistem saraf otomatis dimana sistem atrophy dan kondisi hipotensi ortostatik berhubungan, serta adanya tekanan darah tinggi saat posisi tidur. Kondisi ini dulunya disebut Sindrom Shy-Drager.

Dilansir dari VinMec International Hospital, kondisi tekanan darah rendah umum terjadi pada orang-orang yang jarang makan, sering melewati waktu makan, dan jarak waktu antar jam makan terlalu jauh.

Kebiasaan tersebut dapat mengurangi kelenturan dan kesehatan peredaran darah. Sehingga tekanan pada peredaran berkurang.

Makanan yang dihindari

Editor: Ilham Safutra
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore