Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 28 Oktober 2024 | 18.54 WIB

Perhatikan! 7 Minuman yang Harus Dihindari saat Panas Terik, Bisa Picu Dehidrasi Lebih Cepat

6 minuman anti-inflamasi untuk mengobati jerawat secara alami (Freepik) - Image

6 minuman anti-inflamasi untuk mengobati jerawat secara alami (Freepik)

JawaPos.com - Minuman dingin dan es, dinilai sangat membantu terlebih untuk  mengatasi rasa panas. Namun, ketika kita merasa haus dan kepanasan, manfaat atau bahaya dari setiap jenis minuman sering kali terasa tidak penting, asalkan minuman tersebut dapat menghilangkan dahaga.

Padahal, memahami efek dari minuman yang populer di musim panas dapat membantumu membuat pilihan yang lebih baik, terutama saat suhu meningkat hingga mencapai tiga digit. Tentu saja, air putih tetap menjadi pilihan terbaik dan paling alami guna menjaga hidrasi.

Perlu diingat bahwa gula dan karbohidrat dalam banyak minuman bisa menguras cairan tubuh, sehingga banyak minuman yang tampaknya menyegarkan justru dapat lebih berbahaya daripada memberikan hidrasi yang cukup. Melansir adventisthealth.org, berikut beberapa minuman yang harus dihindari saat panas terik sebab bisa picu lebih cepat dehidrasi.

1. Soda

Soda dikenal karena kandungan kalori, karbohidrat, gula, dan sirup jagung fruktosa yang tinggi. Semua komponen ini berkontribusi pada peningkatan berat badan dan risiko obesitas. Selain itu, asam fosfat yang biasanya dipakai dalam menghilangkan karat dan memberikan rasa pada beberapa jenis soda dapat memicu kehilangan kalsium pada tulang.

Ketika dikombinasikan dengan gula dan asam, soda juga bisa memicu kerusakan gigi dan membuat enamel gigimu tergerus. Apabila semua itu belum cukup untuk membuatmu berpikir dua kali sebelum mengonsumsi soda, perlu diingat bahwa minuman bersoda yang kaya asam dan gula, sebenarnya dapat membuatmu merasa lebih haus daripada sebelumnya.

2. Soda diet

Soda diet mungkin tampak sebagai pilihan yang lebih baik karena tidak mengandung kalori dan gula asli. Akan tetapi, sejumlah penelitian menunjukkan bahwa pemanis buatan dapat merusak keseimbangan bakteri dalam usus.

Seiring berjalannya waktu, konsumsi pemanis buatan dapat mengubah komposisi mikrobiota usus, sehingga minum soda diet menjadi hal buruk terhadap glukosa. Kondisi terhadap glukosa ini dapat berkontribusi pada risiko obesitas dan diabetes, di mana masalah kesehatan yang ingin dihindari oleh banyak orang yang memilih soda diet.

3. Minuman berenergi

Sama halnya dengan soda, minuman berenergi juga kaya akan pemanis dan kafein. Sebuah kaleng minuman berenergi berukuran 16 ons mengandung kafein setara dengan sekitar dua cangkir kopi, dan rasa manisnya bisa membuatmu tidak sadar telah mengonsumsi lebih banyak kafein dari biasanya.

Mengonsumsi minuman berenergi secara berlebihan bisa mengakibatkan gangguan irama jantung, peningkatan tekanan darah, kejang, kecemasan, serta perubahan suasana hati. Selain itu, kandungan gula dalam minuman berenergi bisa menimbulkan penurunan kadar gula darah, yang justru menghasilkan kecelakaan energi alih-alih memberikan peningkatan energi yang diharapkan.

4. Minuman olahraga dan minuman pengganti elektrolit

Minuman olahraga dan minuman pengganti elektrolit bisa menjadi pilihan yang baik setelah sesi latihan yang panjang dan intens, terutama di cuaca panas. Minuman ini mengandung karbohidrat dan garam yang dapat membantu mengembalikan elemen-elemen penting setelah latihan yang berat.

Kecuali jika kamu adalah seorang atlet profesional, biasanya tidak ada cukup garam yang hilang selama latihan untuk benar-benar memerlukan minuman olahraga tersebut. Kamu dapat dengan mudah mendapatkan kembali nutrisi yang hilang ini melalui camilan atau makanan yang dikonsumsi berikutnya.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore