
Ilustrasi perempuan mengalami sindrom PCOS./Freepik
JawaPos.com - Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) adalah sekumpulan gejala yang disebabkan oleh masalah pada hormon perempuan.
Hal ini mempengaruhi ovarium. Ini adalah organ kecil yang menyimpan sel telur perempuan. Tetapi juga dapat mempengaruhi bagian tubuh lainnya.
Ovulasi terjadi ketika sel telur yang matang dilepaskan dari ovarium. Hal ini terjadi agar dapat dibuahi oleh sperma laki-laki. Jika sel telur tidak dibuahi, maka sel telur akan dikeluarkan dari tubuh saat menstruasi.
Melansir dari John Hopkins Medicine, Senin (30/9), dalam beberapa kasus, seorang perempuan tidak menghasilkan cukup hormon yang dibutuhkan untuk berovulasi. Ketika ovulasi tidak terjadi, indung telur dapat mengembangkan banyak kantung kecil berisi cairan (kista).
Kista-kista ini menghasilkan hormon yang disebut androgen. Androgen adalah jenis hormon yang biasanya ditemukan berlimpah pada laki-laki, tetapi perempuan biasanya memilikinya dalam jumlah yang lebih kecil.
Perempuan dengan PCOS sering kali memiliki kadar androgen yang tinggi. Hal ini dapat menyebabkan lebih banyak masalah dengan siklus menstruasi perempuan. Dan hal ini dapat menyebabkan banyak gejala PCOS.
PCOS adalah kondisi yang sangat umum terjadi pada perempuan usia subur. Dalam beberapa kasus, kondisi ini dapat menyebabkan masalah kesehatan yang serius jika tidak ditangani.
Para ahli tidak mengetahui penyebab pasti PCOS. Banyak perempuan dengan PCOS memiliki resistensi insulin. Ini berarti tubuh tidak dapat menggunakan insulin dengan baik. Kadar insulin menumpuk di dalam tubuh dan dapat menyebabkan kadar androgen yang lebih tinggi. Obesitas juga dapat meningkatkan kadar insulin dan memperburuk gejala PCOS.
Meskipun penyebab PCOS masih belum jelas, para profesional medis di seluruh dunia menduga bahwa akar penyebabnya terkait dengan faktor genetika dan lingkungan.
PCOS menyebabkan sejumlah gejala dan sayangnya dari setiap 10 perempuan yang menderita PCOS, 6 perempuan sama sekali tidak menyadari kondisi dan gejalanya.
Gejala-gejala yang mungkin dirasakan oleh penderitanya adalah menstruasi yang terlewat atau tidak teratur, ada kista di ovarium, tumbuh rambut yang berlebihan, penambahan berat badan di sekitar perut, jerawat atau kulit berminyak, infertilitas, kebotakan, dan bercak kulit gelap di belakang leher, ketiak, dan di bawah payudara.
Melansir Pink Villa, berikut tiga cara yang bisa Anda lakukan untuk mengurangi gejala PCOS secara alami.
1. Membiasakan pola makan bersih dan sehat
Mengonsumsi banyak sayuran dan buah-buahan untuk memenuhi nutrisi dalam tubuh merupakan salah satu cara utama dalam mengelola PCOS.
Anda harus mempertimbangkan untuk menambahkan makanan nabati dalam jumlah yang proporsional dalam menu makanan Anda agar tubuh Anda tetap penuh dengan serat dan nutrisi penting seperti protein, seng, zat besi, kalium, karbohidrat, dan lain-lain.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mantan Kiper Persebaya Surabaya Buka Suara! Dimas Galih Ungkap Kondisi Ruang Ganti PSBS Biak
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
