
Ilustrasi remaja terkena masalah jerawat (freepik)
JawaPos.com – Jerawat merupakan salah satu kondisi kulit yang bisa menyerang siapa saja. Melansir National Institute of Arthritis and Musculoskeletal and Skin Diseases (NIAMS), jerawat adalah kondisi kulit yang umum terjadi ketika folikel rambut di bawah kulit tersumbat. Paling sering, jerawat muncul di wajah, tetapi juga dapat muncul di punggung, dada, dan bahu.
Jerawat adalah gangguan peradangan pada kulit yang memiliki kelenjar sebaceous (minyak) yang terhubung ke folikel rambut, yang berisi rambut halus.
Pada kulit yang sehat, kelenjar sebasea menghasilkan sebum yang bermuara ke permukaan kulit melalui pori-pori, yang merupakan lubang pada folikel. Ketika dinding folikel yang tersumbat rusak, bakteri, sel kulit, dan sebum akan tumpah ke kulit di dekatnya, menciptakan lesi atau jerawat.
Orang-orang dari semua ras dan usia bisa terkena jerawat. Namun, biasanya jerawat terjadi pada remaja dan dewasa muda. Ketika jerawat muncul selama masa remaja, jerawat lebih sering terjadi pada pria. Jerawat dapat berlanjut hingga dewasa, dan ketika itu terjadi, jerawat lebih sering terjadi pada wanita.
Jerawat memiliki beberapa jenis. Dokter menyebut folikel rambut yang membesar atau tersumbat sebagai komedo. Berikut jenis jerawat:
1. Whiteheads (jerawat komedo putih): Folikel rambut tersumbat yang berada di bawah kulit dan menghasilkan benjolan putih.
2. Blackheads (jerawat komedo hitam): Folikel yang tersumbat yang mencapai permukaan kulit dan terbuka. Komedo ini terlihat hitam di permukaan kulit karena udara mengubah warna sebum, bukan karena kotor.
3. Papula: Jerawat yang meradang yang biasanya muncul sebagai benjolan kecil berwarna merah muda pada kulit dan dapat terasa lembut saat disentuh.
4. Pustula: Papula yang di atasnya terdapat lesi berisi nanah berwarna putih atau kuning yang mungkin berwarna merah pada bagian dasarnya. Biasanya disebut Papula yang matang.
5. Nodul: Lesi padat yang besar dan menyakitkan yang berpusat jauh di dalam kulit.
6. Severe Nodular Acne (Nodular yang parah atau jerawat kistik): Lesi yang dalam, nyeri, dan berisi nanah.
Lalu, apa saja yang bisa menyebabkan jerawat muncul di tubuh Anda?
Melansir Healthline, dijelaskan bahwa kemunculan jerawat biasanya dipicu oleh hormon. Selain itu, adanya gen, pola makan, penggunaan produk perawatan kulit yang tidak cocok atau berlebihan, faktor lingkungan seperti polusi udara juga bisa menyebabkan jerawat dan iritasi.
Ada pula penyebab-penyebab umum lainnya seperti pubertas, kehamilan, dan siklus menstruasi pada perempuan yang sering memicu tumbuhnya jerawat. Meski hampir semua orang kemungkinan akan pernah merasakan memiliki jerawat, berikut beberapa tips sederhana yang bisa Anda lakukan untuk mencegah kemunculan jerawat.
1. Cuci muka dengan rutin

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
