
ilustrasi orang mengalami vertigo akibat stres.
JawaPos.com - Vertigo bukanlah sekedar keluhan pusing biasa. Vertigo merupakan kondisi dimana penderita merasakan sensasi dirinya dan dunia sekelilingnya berputar.
Saat mengalami vertigo, keseimbanganmu dapat terganggu karena merasa bergerak bahkan ketika tidak ada gerakan apapun.
Mengutip dari healthline.com, ini merupakan gejala yang berkisar dari infeksi virus hingga pembentukan kristal kalsium karbonat di telinga bagian dalam.
Hal tersebut tentu membuatmu jadi kurang bisa fokus. Namun, tahukah kamu bahwa vertigo bukan hanya dipengaruhi keadaan fisik, tetapi juga dapat dipengaruhi oleh stress?
Gejala umum yang seringkali menyertai vertigo antara lain:
• Koordinasi yang buruk karena keadaan sekitar terasa berputar
• Sakit kepala
• Mual
• Muntah
• Masalah pendengaran
• Kesulitan melihat saat bergerak, hingga gerakan mata yang tidak normal
Hubungan antara stress dan vertigo berkaitan erat dengan sensasi gerakan yang disorientasi. Dalam tubuh kita, komponen utama yang bertugas mengatur keseimbangan adalah telinga bagian dalam dan pusat keseimbangan otak.
Melansir dari themindsjournal.com, penyebab umum vertigo seringkali melibatkan peradangan atau gangguan pada telinga bagian dalam yang mengakibatkan bercampurnya sinyal ke otak. Dalam banyak kasus, penyebab pusing berasal dari sistem vestibular, yaitu organ di telinga bagian dalam yang mengontrol keseimbangan.
Vertigo dapat terjadi jika ada bagian dari sistem tersebut yang mengalami gangguan. Gangguan yang dapat menyebabkan disfungsi sistem vestibular tersebut termasuk stres dan kecemasan.
Dilansir dari website Healthline, peningkatan kadar hormon stres (termasuk kortisol) dapat berdampak negatif pada transmisi informasi saraf dari sistem vestibular ke otak. Selain itu, saat stress tubuhmu melepaskan bahan kimia lain seperti histamin dan neurosteroid yang secara tidak langsung juga dapat mengganggu transmisi saraf antara sistem vestibular dan otak.
Vertigo memiliki beberapa pemicu yang bisa kamu hindari untuk membantu pencegahannya. Dilansir dari website The Minds Journal, beberapa pemicu tersebut antara lain:
1. Perubahan Posisi
Gerakan kepala atau perubahan posisi tubuh biasanya dapat menyebabkan serangan vertigo secara tiba-tiba. Contohnya berguling di tempat tidur, mungkin kamu tidak sengaja melakukan itu secara mendadak hingga menyebabkan vertigo tiba-tiba muncul.
2. Masalah Telinga Bagian Dalam
Infeksi virus dan bakteri yang mengakibatkan peradangan di telinga bagian dalam atau Labirinitis, merupakan salah satu pemicu vertigo. Selain itu, kondisi penyakit Meniere yang kronis juga menyebabkan pingsan dan gangguan pendengaran.
2. Stres dan Kecemasan
Seperti yang telah dibahas, stress dan kecemasan pun bisa memicu serangan vertigo. Pada tahun 2016, sebuah penelitian mengamati 7.750 orang dengan kecemasan dan jumlah yang sama tanpa kecemasan.
Setelah 9 tahun, ditemukan bahwa mereka yang mengalami kecemasan, 2,17 kali lebih memungkinkan mengalami BBPV atau vertigo paroksismal jinak dibandingkan mereka yang tidak mengalami kecemasan.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
