
Ilustrasi vitamin B6./Sumber foto: freepik/mahirasadov
JawaPos.com - Vitamin B Neurotropik terdiri dari tiga nutrisi yakni B1 (tiamin), B6 (piridoksin), dan B12 (cobalamin). Ketiga nutrisi tersebut sangat penting untuk sistem saraf.
Menurut National Library of Medicine yang dikutip oleh JawaPos.com (19/3) bahwa kekurangan Vitamin B Neurotropik dapat menyebabkan gangguan neurologis seperti neuropati perifer (PN) dan terutama terjadi pada populasi rentan. Misalnya lansia, penderita diabetes, pecandu alkohol.
Meskipun begitu, kekurangan vitamin B Neurotropik tergantung dari nutrisi yang ada di dalamnya, apakah nutrisi itu dalam bentuk vitamin B1 (tiamin), B6 (piridoksin), ataukah B12 (cobalamin).
Berikut ini dampak yang terjadi jika seseorang kekurangan vitamin B neurotropik menurut Healthline yang dikutip oleh JawaPos.com (19/3).
1. Vitamin B1 (Tiamin)
Kekurangan vitamin B1 adalah langka di Amerika Serikat. Hal ini disebabkan oleh fakta bahwa banyak makanan, seperti susu dan sereal gandum, diperkaya dengan vitamin ini.
Namun hal ini bisa menjadi masalah bagi orang yang menyalahgunakan alkohol, dengan gejala seperti kebingungan dan retakan di sepanjang sisi mulut.
2. Vitamin B6 (Piridoksin)
Vitamin B6 , juga disebut piridoksin, membantu tubuh mengubah makanan menjadi energi. Ini juga dapat membantu tubuh melawan infeksi dengan mendukung sistem kekebalan tubuh.
Wanita hamil dan menyusui membutuhkannya untuk membantu otak bayinya berkembang secara normal.
Jumlah B6 yang tidak mencukupi dapat menyebabkan anemia serta kelainan kulit, seperti ruam yang gatal atau retakan di sekitar mulut.
Kekurangan B6 juga dapat menyebabkan seseorang menjadi depresi, kebingungan, mual, anemia, kerentanan terhadap infeksi, ruam kulit atau dermatitis
3. B12 (Cobalamin)
Vitamin B12 , juga disebut cobalamin, membantu mengatur sistem saraf. Ini juga berperan dalam pertumbuhan dan pembentukan sel darah merah.
Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan gangguan pada sistem saraf dan sistem peredaran darah.
Kekurangan vitamin B12 juga dapat menyebabkan anemia megaloblastik , suatu kondisi dimana sumsum tulang menghasilkan sel darah merah berukuran besar yang berbentuk tidak normal dan tidak berfungsi dengan baik.
Demensia , paranoia , depresi , dan perubahan perilaku dapat disebabkan oleh kekurangan vitamin B12. Kerusakan neurologis terkadang tidak dapat disembuhkan.
Kekurangan vitamin B12 dapat menyebabkan gejala-gejala seperti kelelahan atau kelelahan, kelemahan, sembelit, kehilangan selera makan, penurunan berat badan, mati rasa dan kesemutan pada tangan dan kaki, masalah keseimbangan, kebingungan, ingatan yang buruk, nyeri pada mulut atau lidah.

Prediksi Skor Paraguay vs Australia di Piala Dunia 2026: Berebut Tiket 32 Besar Namun Berpotensi Imbang
Prediksi Skor Swiss vs Kanada di Piala Dunia 2026: Jonathan David Tancap Gas Bombardir Gawang La Nati
Prediksi Skor Turki vs Amerika Serikat di Piala Dunia 2026: The Stars & Stripes Berburu Rekor Sempurna di Fase Grup
Prediksi Skor Jepang vs Swedia di Piala Dunia 2026: Samurai Biru Incar Tiket 32 Besar di Laga Penentuan
Prediksi Skor Afrika Selatan vs Korea Selatan di Piala Dunia 2026: Son Heung-min Wajib Menang Demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Tunisia vs Belanda di Piala Dunia 2026: Oranje Wajib Menang demi Amankan Tiket 32 Besar
Profil Wakil Ketua BEM UI Fathimah Azzahra yang Konsisten Mengkritik Program MBG
Prediksi Skor Bosnia dan Herzegovina vs Qatar di Piala Dunia 2026: Mimpi Buruk Al-Annabi Belum Usai
Prediksi Skor Curacao vs Pantai di Piala Dunia 2026: Misi Les Éléphants Menang demi Tiket 32 Besar
Prediksi Skor Maroko vs Haiti di Piala Dunia 2026: Achraf Hakimi Cs Siap Pesta Gol di Laga Penentuan
