Ilustrasi kuaci atau biji bunga matahari.
JawaPos.com - Kuaci merupakan biji-bijian yang berasal dari bunga matahari. Biasanya diproduksi atau diolah dengan cara dipanggang.
Kuaci memiliki rasa gurih dan renyah, dan seringkali dilengkapi dengan sedikit rasa asin dari proses pemanggangan atau bumbu tambahan.
Kuaci juga sering dikonsumsi sebagai camilan dan dapat menjadi sumber nutrisi yang baik, termasuk protein, serat, vitamin E, dan sejumlah mineral seperti magnesium dan seng.
Meskipun begitu, karena proses pengolahan dan penambahan bumbu, beberapa variasi kuaci dapat mengandung tinggi garam dan kalori tambahan, sehingga penting untuk memeriksa label nutrisi jika Anda memperhatikan asupan garam atau kalori.
Kuaci biasanya disajikan lengkap beserta kulit atau cangkang luarnya yang bergaris putih dan hitam keabu-abuan yang seringkali tetap menempel setelah proses pengolahan. Kulit ini memiliki rasa asin gurih dan biasanya dipanggang bersama dengan bijinya.
Kulit kuaci yang gurih seringkali menjadi bagian favorit dari camilan kuaci bagi banyak orang karena memberikan tambahan rasa dan tekstur yang enak. Selain itu, kulit kuaci juga dapat mengandung serat.
Oleh karena itu, sebagian besar orang menyukai kuaci beserta kulitnya dan menikmatinya sebagai bagian dari camilan mereka.
Namun, amankah mengonsumsi kuaci beserta kulitnya?
Dilansir dari Healthline pada Senin (26/2), kulit kuaci memiliki tekstur yang keras, berserat, dan sulit untuk dikunyah.
Meskipun kaya akan serat yang dikenal sebagai lignin dan selulosa, tetapi, serat tersebut tidak dapat dicerna oleh tubuh.
Tidak berbahaya jika secara tidak sengaja menelan potongan-potongan kecil kulit kuaci.
Namun, konsumsi dalam jumlah besar dapat menyebabkan sumbatan pada saluran pencernaan, yang berpotensi berbahaya.
Kulit kuaci yang dikonsumsi dapat menumpuk di usus kecil atau besar dan akan membentuk massa, yang disebut bezoar.
Bezoar dapat mengakibatkan sembelit, nyeri usus, dan dalam kasus yang parah akan menimbulkan terjadinya impaksi usus.

Prediksi Skor Selandia Baru vs Mesir di Piala Dunia 2026: Mohamed Salah Jadi Tumpuan Libas All Whites
Kapolri Kenang Warisan Bung Karno, Tegaskan Semangat Pemimpin Bangsa Harus Terus Dijaga
Prediksi Skor Ekuador vs Curacao di Piala Dunia 2026: La Tri Wajib Menang demi Lolos ke Babak 32 Besar
Prediksi Skor Uruguay vs Tanjung Verde di Piala Dunia 2026: Kecerdikan Marcelo Bielsa Hadapi Blue Sharks
Prediksi Skor Jerman vs Pantai Gading di Piala Dunia 2026: Ujian Sesungguhnya Die Mannschaft di Grup E
Prediksi Skor Belgia vs Iran di Piala Dunia 2026: Kevin de Bruyne Jadi Pembeda Ladeni Perlawanan Team Melli
Gabriel Budi Blak-blakan, Agen Pemain Persebaya Surabaya Ungkap Sosok Paling Berkesan
Prediksi Skor Spanyol vs Arab Saudi di Piala Dunia 2026: La Roja Wajib Menang Demi Lolos ke 32 Besar
Prediksi Susunan Pemain Timnas Jepang vs Tunisia: Hiroki Ito Sudah Kantongi Kekuatan Lawan!
Prediksi Susunan Pemain Timnas Ekuador vs Curacao: Alan Franco Sudah Lupakan Kekalahan di Laga Perdana
