Tanaman ganja (Pixabay)
JawaPos.Com - Benarkah mengonsumsi ganja menjadi salah satu kebiasaan yang bisa merusak kualitas sperma?
Ya, salah satu kebiasaan yang bisa merusak kualitas sperma adalah gaya hidup yang tidak baik, dan seperti yang kita ketahui, mengonsumsi ganja adalah tindakan yang cukup merugikan banyak orang.
Dilansir dai laman Mirror, Minggu (17/12), legalisasi ganja atau marijuana yang diklaim banyak manfaat masih menjadi polemik di berbagai negara.
Melalui sebuah studi baru oleh para peneliti dari Duke University, Durham, Carolina Utara, Amerika Serikat (AS), telah menemukan bahwa pria yang mengisap ganja memiliki jumlah sperma yang lebih rendah.
Tentu saja hal ini dikatakan sebagai masalah kesuburan yang mengkhawatirkan.
Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis sperma pria yang telah merokok ganja setidaknya setiap minggu selama enam bulan sebelumnya.
Untuk dibandingkan dengan mereka yang tidak menggunakan marijuana dalam enam bulan terakhir, atau tidak lebih dari 10 kali pemakaian dalam hidup mereka.
Dari perbandingan tersebut, analisis menunjukkan bahwa semakin tinggi konsentrasi Tetra Hidro Cannabinol (THC) dalam urine pria, semakin rendah jumlah sperma, dan semakin terlihat perubahan genetik pada sperma mereka.
Dr Susan Murphy yang memimpin penelitian mengatakan, berdasarkan temuan itu, para peneliti menyarankan bahwa pria harus berhenti merokok ganja setidaknya selama enam bulan sebelum mencoba membangun sebuah keluarga dan bertujuan ingin memiliki buah hati.
"Dengan tidak adanya studi definitif yang lebih besar, saran terbaik adalah menganggap perubahan ini akan terjadi di sana. Kami tidak tahu apakah akan permanen. Saya mengatakan sebagai tindakan pencegahan, berhenti menggunakan ganja setidaknya selama enam bulan sebelum ingin memiliki buah hati," katanya.
Sekadar informasi, THC adalah bahan kimia yang bertanggung jawab atas sebagian besar efek psikologis ganja.
Menurut National Institute on Drug Abuse (NIDA), zat tersebut bertindak seperti bahan kimia cannabinoid yang dibuat secara alami oleh tubuh.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
