
Selain bentuk bunganya yang elok, kumis kucing dapat dijadikan sebagai ramuan untuk mengobati peradangan sendi dan kanker (Pixabay)
JawaPos.com - Kumis kucing atau Orthosiphon stamineus merupakan tanaman yang tumbuh di Asia Tenggara.
Tanaman dengan kumis kucing diketahui memiliki ciri khas pada bunganya, dimana benang sari terlihat menonjol menyerupai kumis pada hewan kucing. Biasanya bunga kumis kucing ini berwarna putih dan ungu.
Punya bentuk dan warna yang elok, kumis kucing ini menjadi buruan orang, selain sebagai tanaman hias juga digunakan sebagai obat herbal.
Cara konsumsinya pun mudah, yaitu dengan cara diseduh seperti minum teh pada umumnya.
Menurut penelitian yang dihimpun dari Australian Herbal Insight, tumbuhan kumis kucing memiliki 7 manfaat untuk mengobati berbagai penyakit yaitu sebagai berikut:
Ramuan Kumis Kucing memiliki sifat anti-inflamasi yang kuat. Telah terbukti efektif dalam menurunkan kadar asam urat dalam darah.
Asam urat yang tinggi dapat menyebabkan terbentuknya kristal asam urat pada daerah sendi.
Ramuan Kumis Kucing adalah ramuan pembersih yang ampuh dan memiliki efek melindungi hati dari paparan zat berbahaya. Kenapa? Sebab ramuan tersebut mempunyai sifat antioksidannya yang kuat.
Ekstrak herbal ramuan Kumis Kucing telah terbukti mampu mencegah kerusakan hati akibat alkohol dan obat-obatan tertentu.
Tanaman juga telah terbukti mengurangi tanda-tanda perlemakan hati dan juga konsentrasi bilirubin pada subjek penyakit kuning.
Ini adalah ramuan ampuh untuk detoksifikasi hati. Ia bertindak seperti pembersih alami yang membantu menghilangkan penumpukan racun di sistem kita.
Asam rosmarinic yang terdapat dalam ramuan Kumis Kucing dapat membantu meningkatkan daya ingat dan juga melindungi Anda dari kematian sel saraf yang disebabkan oleh beta-amyloid pada Penyakit Alzheimer.
Ini juga memiliki efek menenangkan yang dapat membantu mengurangi gejala kecemasan.
Ramuan Kumis Kucing telah terbukti memiliki sifat anti bakteri yang baik antara lain e.coli, klebsiella pneumoniae, bacillus subtilis, Micrococcus luteus dan vibrio parahaemolyticus. Ramuan ini juga dapat mengurangi kerentanan infeksi kandung kemih dan ginjal.
Selain itu ramuan kumis kucing juga sangat efektif melawan infeksi jamur yang disebabkan oleh candida albicans dan staphylococcus aureus.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
