Logo JawaPos
Author avatar - Image
Minggu, 10 Desember 2023 | 20.15 WIB

Merasa Khawatir dengan Kandungan Sianida dalam Singkong? Simak 6 Tips Ini untuk Mengurangi Kadar HCN dalam Singkong

Singkong mengandung HCN./eunapolis, bahia , brazil - april 28, 2011: Farmer is seen during Cassava harvesting for flour production in the city of Eunapolis. - Image

Singkong mengandung HCN./eunapolis, bahia , brazil - april 28, 2011: Farmer is seen during Cassava harvesting for flour production in the city of Eunapolis.

JawaPos.com - Singkong merupakan salah satu alternatif makanan pengganti nasi yang paling tepat untuk disantap, karena kaya akan sumber energi penting dan nutrisi.

Meski begitu, orang tidak boleh memakan singkong secara mentah-mentah, karena ada risiko keracunan akibat bentuk sianida alami yang terkandung didalamnya.

Kandungan sianida atau HCN dalam singkong, terletak di beberapa bagian seperti akar, kulit, bahkan daunnya. Namun, bagian terbanyak yang mengandung HCN terletak di kulit singkong.

Oleh sebab itu, dibutuhkan beberapa metode untuk dapat mengurangi racun HCN yang ada di dalam singkong.

Dikutip JawaPos.com dari catatanpangan.com, terdapat beberapa tips pengolahan singkong untuk mengurangi kandungan HCN dalam singkong, diantaranya:

1. Penjemuran/Pengeringan

Berdasarkan jurnal Askurrahman (2010), pengeringan singkong pada suhu 70 derajat celsius dapat mengurangi kadar sianida (HCN) yang terkandung dalam singkong.

2. Pengupasan Kulit dengan Baik dan Benar

Cara lain untuk mengurangi kadar HCN dalam singkong adalah dengan melakukan pengupasan kulit singkong dengan baik dan benar.

3. Perendaman Menggunakan Air

Berdasarkan percobaan Nasution (2015), percobaan dengan menggunakan 1 Kg ubi kayu pada 4 perlakuan berbeda, yaitu tanpa perendaman, perendaman 2 jam, perendaman 2 hari, dan perendaman 3 hari.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin lama perendaman semakin menurun pula kadar HCN pada singkong. Kadar HCN pada ubi kayu dengan perendaman menggunakan air kadarnya dapat turun sebanyak 55,82 persen.

HCN memang memiliki karakteristik mudah larut dalam air sehingga untuk menghilangkan HCN dapat dilakukan dengan perendaman dengan air. Semakin lama perendaman akan semakin berkurang pula kadar HCN nya.

4. Perendaman Menggunakan Soda Kue

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore