
Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sambutan dalam peresmian secara serentak 1.072 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri se-Indonesia di SPPG Palmerah, Jakarta, Jumat (13/2/2026). (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)
JawaPos.com – Presiden Prabowo Subianto memastikan ketahanan energi nasional masih dalam kondisi aman, meski situasi geopolitik memanas akibat konflik di Timur Tengah antara Iran dengan Amerika Serikat–Israel.
Menurut dia, Indonesia beruntung memiliki sumber daya alam (SDA) yang melimpah di dalam negeri.
Berbagai komoditas seperti kelapa sawit, singkong, jagung, hingga tebu dinilai berpotensi menjadi sumber energi alternatif bagi kebutuhan nasional.
“Kita memiliki karunia besar dari Yang Mahakuasa bahwa kebutuhan BBM kita ke depan tidak harus bergantung pada impor dari luar negeri. Bahkan bisa dipenuhi dari tanaman kita sendiri, seperti kelapa sawit, singkong, jagung, dan tebu,” kata Prabowo, dikutip Selasa (10/3).
Baca Juga:Prabowo Ingatkan Rakyat Indonesia Harus Bersiap Hadapi Kesulitan Akibat Konflik di Timur Tengah
Ia menambahkan, kekayaan sumber daya tersebut juga menjadi alasan kuat mengapa kondisi pangan Indonesia relatif aman dan tercukupi.
Ketersediaan pangan yang melimpah membuat pemerintah tetap mampu mempertahankan harga BBM bersubsidi meski harga minyak dunia menembus lebih dari USD 100 per barel.
“Kita sangat bersyukur atas karunia Yang Mahakuasa. Bertahun-tahun saya memperjuangkan swasembada pangan. Dalam kondisi harga BBM yang tinggi, kita bersyukur swasembada energi hampir tercapai, dan kita sudah sampai pada swasembada beras,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, Prabowo juga meminta masyarakat tidak perlu terlalu khawatir menghadapi ketidakpastian global.
Ia menilai Indonesia memiliki potensi kekayaan alam yang besar dibanding banyak negara lain.
Baca Juga:Istana Gelar Peringatan Nuzulul Qur’an Besok 10 Februari 2026, Presiden Prabowo Dijadwalkan Hadir
“Saya sudah melihat dan mempelajari angka-angkanya. Setiap hari kita menemukan kekayaan baru. Kita mungkin menghadapi kesulitan, dan saya tidak akan menutupinya, tetapi saya memperkirakan kita akan keluar dari krisis ini dengan kondisi yang lebih kuat, lebih makmur, dan lebih mampu berdikari,” ujarnya.
Prabowo juga menyampaikan apresiasi kepada para kepala daerah yang terus mendukung program pemerintah pusat, termasuk upaya mewujudkan swasembada pangan.
Ia menekankan, koordinasi dan kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah menjadi kunci untuk memperkuat ketahanan nasional di tengah gejolak global.
“Bersatu kita kuat. Dengan kebersamaan, kita akan keluar dari situasi ini dalam keadaan yang lebih baik. Terima kasih atas pengabdian luar biasa dari seluruh pihak,” pungkasnya.
