Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 5 Desember 2023 | 23.20 WIB

Manfaat Temulawak bagi Pasien TBC, Kurangi Inflamasi Hati Akibat Efek Samping Obat-obatan

ILUSTRASI: Temulawak. (Organic facts) - Image

ILUSTRASI: Temulawak. (Organic facts)

JawaPos.com – Dokter spesialis paru (Pulmonologi) RSUP Persahabatan, dr. Fanny Fachrucha, Sp.P mengatakan jika temulawak memiliki manfaat untuk mengurangi efek samping dari obat-obatan pada pasien tuberkulosis (TBC) yang dapat menyebabkan inflamasi pada organ hati.

“Yang dapat dilakukan untuk bisa mengurangi efek samping itu adalah yang memiliki hematoprotektor seperti curcuma atau temulawak yang memiliki aktivitas sebagai hematoprotektor,” ucap Fanny.

Dikutip dari Antara, Fanny mengatakan jika zat curcumin yang ada dalam temulawak berperan sebagai hematoprotektor yang dapat mengurangi atau mencegah efek samping kerusakan hati akibat inflamasi dari obat.

Ia menjelaskan bahwa selama pengobatan, pasien TBC akan diberikan empat kombinasi obat anti mikroba, yaitu isonazid, rifampicin, pyrazinamide, dan ethambutol yang harus diminum rutin selama minimal enam bulan.

Dari empat kombinasi obat tersebut, tiga diantaranya, yaitu isonazid, rifampicin, dan pyrazinamide dapat menyebabkan hepatotoksik, karena obat melewati hati, sehingga bisa menyebabkan inflamasi di hati.

Kombinasi pengobatan pasien TBC tersebut juga bisa mengganggu jalannya pengobatan jika dibarengi dengan kerusakan hati yang kerap terjadi pada 10-20 persen pasien.

Namun, perkembangan penelitian menunjukkan efektivitas zat curcumin dapat mengurangi inflamasi di hati akibat pemberian obat yang mengandung isoniazid dan rifampicin, serta dapat memperbaiki hepatotoksik.

Walau demikian, pengobatan dengan kombinasi obat antimikroba masih menjadi pengobatan utama pada pasien TBC agar dapat memperbaiki kualitas hidup pasien.

“Karena ini infeksi bakteri kita harus tetap berikan obat dan saat ini memang kombinasi empat macam mikroba, sehingga pemberian hematoprotektor untuk melindungi hati biasanya dapat memperbaiki kualitas hidup pasien sehingga pengobatan bisa berjalan lancar,” jelas Fanny.

Konsumsi obat dengan kandungan temulawak ini akan dihentikan jika pengobatan pasien TBC sudah selesai.

Namun, pasien bisa terus mendapatkan suplemen atau vitamin mengandung temulawak lainnya untuk menjaga daya tahan tubuh dan meningkatkan nafsu makan.

Editor: Hanny Suwindari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore