
ILUSTRASI: Eksfoliasi wajah (PEXELS)
JawaPos.com – Wakil direktur medis dan pelatihan di klinik kecantikan ZAP, dr. Dara Ayuningtyas menjelaskan bahwa penyebab pori-pori pada wajah membesar bukan hanya oleh faktor genetik, melainkan juga bisa terjadi akibat terlalu sering melakukan eksfoliasi dan menekan jerawat.
"Misalnya dia terlalu banyak eksfoliasi itu juga bisa juga. Kedua, misalnya dia punya masalah jerawat, itu dia suka mencet-mencetin jerawatnya," terang Dara.
Dilansir dari Antara, membersihkan pori-pori wajah memang bisa dilakukan dengan mengeksfoliasi kulit .
Namun, dia menyarankan untuk tidak melakukan eksfoliasi setiap hari karena bisa menyebabkan pori-pori membesar.
Dara merekomendasikan paling banyak dua sampai tiga kali dalam seminggu untuk melakukan eksfoliasi wajah.
Terlalu sering akan membuat kulit akan menipis dan pori-pori akan semakin terangsang untuk membuka.
Jika menggunakan sabun pembersih wajah yang mengandung scrub atau butiran, pilih pembersih dengan butiran yang halus supaya bisa membersihkan kulit secara lembut
Disarankan, pembersih wajah dengan scrub untuk pemilik kulit berminyak.
Sebaliknya, jika kulit kering, Dara menyarankan untuk tidak menggunakan pembersih scrub.
Jika pori-pori wajah membesar, klinik kecantikan bisa menjadi salah satu solusi untuk bisa mengatasinya.
Dengan berkonsultasi ke dokter, perawatan wajah di klinik kecantikan pun juga dapat membantu mengecilkan pori-pori wajah.
Pori-pori yang kecil memberi manfaat supaya minyak tidak berlebihan di permukaan kulit dan mencegah jerawat.
Sementara pori-pori yang besar dapat membuat produksi minyak menjadi banyak, sehingga jika seseorang tidak menjaga kebersihan kulitnya, maka akan mudah timbul jerawat.
Dara mengingatkan bahwa pori-pori hanya perlu dikecilkan dan tidak bisa dihilangkan, karena berguna untuk mengeluarkan zat-zat yang tidak diperlukan dari dalam kulit.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
