
Ilustrasi Pengidap Kanker.
JawaPos.com – Kanker adalah suatu penyakit yang terjadi ketika sel-sel mulai tumbuh dan membelah diri secara tidak terkendali, sehingga membentuk tumor. Penderita kanker dapat mengalami berbagai macam gejala, termasuk kelelahan.
Kelelahan merupakan gejala yang biasanya dialami oleh penderita kanker. Gejala ini dapat disebabkan dari penyakit kanker atau efek samping dari pengobatan kanker.
Kelelahan yang dialami oleh penderita kanker akan terasa berbeda dari biasanya, dikarenakan efek dari gejala tersebut yang signifikan. Kelelahan yang dialami oleh penderita kanker akan terasa lelah setelah melakukan aktivitas yang ringan, tidak dapat diatasi dengan istirahat atau tidur, dan akan sangat sulit untuk melakukan aktivitas sehari-hari.
Penderita kanker mengalami kelelahan biasanya karena dari kanker itu sendiri. Kanker dapat meningkatkan peradangan dalam tubuh sehingga dapat memicu kelelahan. Kanker darah seperti leukemia dan multiple myeloma dapat memengaruhi jumlah sel darah merah di dalam tulang yang menyebabkan anemia. Sehingga, tubuh menjadi cepat lelah. Kanker paru juga dapat menyebabkan sesak napas karena kadar oksigen yang diterima lebih rendah dari biasanya, sehingga menyebabkan cepat merasa letih.
Selain dari efek kanker, biasanya kelelahan juga timbul karena pengobatan saat menderita kanker. Terdapat banyak jenis pengobatan saat menderita kanker yang dapat menyebabkan kelelahan, seperti kemoterapi, terapi radiasi, imunoterapi, terapi hormon, dan pembedahan.
Menurut National Cancer Institute, tidak jelas mengenai tepatnya berbagai perawatan kanker sehingga menyebabkan kelelahan. Namun, efek samping dari perawatan seperti kemoterapi sering menjadi penyebab dari kelelahan sebagaimana yang dikutip dari healthline.
Namun, jika bukan penderita kanker, sebaiknya untuk mengetahui apa saja tanda-tanda kanker yang perlu diwaspadai. Berikut tanda-tandanya:
1. Benjolan di bagian tubuh yang tidak segera hilang atau membesar,
2. Batuk atau suara serak yang tidak kunjung sembuh,
3. Buang air kecil terasa sulit atau menyakitkan,
4. Lebih sering buang air kecil,
5. Sering diare atau sembelit,
6. Perubahan tampilan tinja,
7. Keluar darah saat buang air kecil maupun besar,
8. Memar atau pendarahan yang tidak diketahui penyebabnya,

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
Mobil Plat L Ringsek di Malang Diserang 300 Orang? Polres Malang Turun Tangan, Ini Fakta Terbarunya
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Rekomendasi Kuliner Mantap Dekat Bandara Juanda Surabaya, Cocok untuk Isi Waktu Sebelum Check-in
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
12 Kuliner Mie Kocok di Bandung Paling Enak dengan Kuah Gurih yang Bikin Nagih Sejak Suapan Pertama
