Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 Juli 2022 | 03.53 WIB

Kenali Gejala Kanker Usus Besar, Usia Produktif Sangat Rentan

Ilustrasi. Buang air besar berdarah bisa jadi gejala kanker usus. - Image

Ilustrasi. Buang air besar berdarah bisa jadi gejala kanker usus.

JawaPos.com - Kanker kolorektal atau kanker usus besar umumnya akan mengganggu proses buang air besar (BAB). Gejalanya juga ditandai dengan gangguan berupa perubahan pada kebiasaan buang air besar, perubahan konsistensi tinja, adanya darah dalam tinja, dan perut yang terasa tak nyaman.

Berdasarkan data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tahun 2018, kanker kolorektal menempati peringkat ketiga dunia untuk jenis kanker yang paling umum terjadi. Di Indonesia sendiri, berdasarkan data Globocan tahun 2020, kanker kolorektal menduduki peringkat keempat kanker dengan kasus baru terbanyak di Indonesia.

Laporan Kementerian Kesehatan, setidaknya terdapat 35 ribu jumlah pasien yang terdiagnosis kanker kolorektal setiap tahunnya. Sebanyak 35 persen atau sepertiga di antaranya menyerang penduduk Indonesia yang berusia produktif (di bawah 40 tahun). Sedangkan angka kematian di Indonesia mencapai 6,7 dari 100 ribu kasus.

Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menginisiasi alat diagnostik BioColoMelt-Dx di RS Kanker Dharmais, Jakarta, baru-baru ini untuk mendeteksi kelainan genetik yang terjadi pada pasien kanker kolorektal. Hasil pemeriksaan berupa informasi profil mutasi kanker yang dapat digunakan oleh dokter atau tenaga medis lainnya untuk menentukan jenis obat yang memberikan respon terapi paling optimal pada pasien kanker kolorektal tersebut.

Selain itu, alat itu juga dapat digunakan untuk penapisan Lynch syndrome, suatu kondisi yang dapat meningkatkan risiko seseorang untuk mengidap berbagai macam kanker dan bersifat keturunan.

Menkes Budi mengatakan kanker itu terjadi karena adanya mutasi dari DNA seseorang. Dalam perjalanan hidup manusia DNA itu bisa berubah dan itu yang memicu kanker.

“Untuk melihat perubahan DNA itu diperlukan PCR. Itu teknologi yang sederhana, lebih murah alatnya seperti BioColoMelt-Dx. Dengan teknologi ini bisa mendeteksi perubahan DNA di posisi-posisi tertentu. Kalau kita sudah tahu perubahan DNA-nya apa, kita tahu persis kankernya kanker apa dan di mana sehingga pengobatannya bisa lebih cepat dan tepat,” katanya dalam keterangan resmi di RS Kanker Dharmais, Jakarta.

“Jadi alat ini untuk mendiagnostik sakit kankernya disebabkan oleh apa sehingga nanti pengobatannya bisa lebih cepat,” tambahnya.

 

Gejala Kanker Kolorektal

 

Kanker kolorektal merupakan sebutan lain untuk kanker yang menyerang usus besar (kolon), rektum, ataupun keduanya. Biasanya kanker kolorektal terjadi karena pertumbuhan sel yang tidak ganas (adenoma). Sel tersebut awalnya berbentuk polip yang dapat diangkat.

Namun bila dibiarkan dalam waktu lama, bisa berpotensi menjadi kanker. Bila polip telah berubah menjadi sel kanker, maka akan timbul gejala-gejala seperti berdarah ketika buang air besar, diare dan sembelit tanpa sebab yang berlangsung lebih dari enam minggu, atau perasaan buang air besar yang tidak tuntas.

Gejala lain yang perlu diwaspadai adalah penurunan berat badan dengan cepat tanpa sebab, rasa sakit atau kram di perut, dan badan terasa lemah serta lemas. Kanker kolorektal bisa dideteksi sejak dini. Deteksi dini kanker kolorektal juga dapat mencegah terjadinya kanker usus besar karena polip. Pertumbuhan pra kanker juga dapat ditemukan sehingga bisa diangkat sebelum menjadi kanker.

Metode deteksi dini kanker kolorektal yaitu berupa kolonoskopi, yang dilakukan 10 tahun sekali. Sedangkan deteksi dini yang bisa dilakukan setahun sekali adalah pemeriksaan colok dubur, pemeriksaan kadar CEA (petanda tumor) dalam darah, dan DNA feses.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore