Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 22 April 2022 | 11.12 WIB

Kurangi Risiko Serangan Jantung Melalui Deteksi Dini Pemeriksaan EKG

Warga menjalani pemeriksaan Elektrokardiogram (EKG). Foto : Hilmi/Jawa Pos - Image

Warga menjalani pemeriksaan Elektrokardiogram (EKG). Foto : Hilmi/Jawa Pos

JawaPos.com - Kasus serangan jantung di Indonesia cukup tinggi. Data dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebutkan ada 4,2 juta orang di Indonesia mengalami penyakit kardiovaskular. Masyarakat perlu meningkatkan kesadaran deteksi dini untuk menekan risiko penyakit jantung.

Himbauan tersebut disampaikan Direktur Siloam Hospitals Mampang (Rumah Sakit Umum Siloam Mampang) dr Hery Bertus MARS mengatakan semua pihak, khususnya rumah sakit, perlu membangun kesadaran masyarakat. "Yaitu kesadaran masyarakat terhadap potensi kejadian penyakit akibat gangguan fungsi jantung," tuturnya di Jakarta Kamis (21/4).

Hery menuturkan gangguan fungsi jantung dapat mengenai siapa saja. Selain itu juga bisa menyerang orang dari kalangan manapun. Menurut dia, peningkatan kasus serangan jantung yang sering disebabkan faktor risiko dan gaya hidup. Seperti pola makan tidak teratur, gizi tidak seimbang, kurang olahraga, dan kebiasaan tidak sehat lainnya.

Dia menjelaskan salah satu upaya mencegah atau mengurangi risiko serangan jantung adalah deteksi dini. Diantaranya dilakukan dengan pemeriksaan menggunakan Elektrokardiogram (EKG). Hery menjelaskan EKG merupakan pemeriksaan diagnostik yang merekam atau mengukur aktivitas kondisi jantung.

"Pada dasarnya, tes atau pemeriksaan EKG tidak menimbulkan rasa sakit," katanya. Dalam penggunaannya, perangkat EKG ini akan ditempelkan pada bagian dada, tungkai, dan lengan. Pada salah satu sisinya, dihubungkan dengan kabel ke mesin elektrokardiograf. Hasil pemeriksaan akan menggambarkan kondisi kesehatan jantung.

Biasanya, dokter menyarankan pemeriksaan kesehatan ini untuk pasien yang mengalami gejala seperti sulit bernapas. Kemudian mengalami nyeri pada bagian dada, gangguan pada irama jantung, jantung berdebar-debar, serta tubuh yang mudah lelah dan lemas. Hery mengatakan dalam momen dua tahun Siloam Hospitals Mampang, mereka menggelar pemeriksaan EKG gratis untuk sekitar 300 warga Kelurahan Duren Tiga, Jakarta.

Editor: Bintang Pradewo
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore