
Times of India
JawaPos.com - Kebiasaan membakar sampah rumah tangga secara terbuka memang masih ditemui di tengah masyarakat. Padahal, membakar sampah secara terbuka menjadi salah satu penyebab polusi udara yang sangat berbahaya bagi lingkungan dan kesehatan.
Dilansir metropolitantransferstation, Selasa (11/1), sebenarnya, aksi pembakaran sampah yang dilakukan manusia justru akan dirasakan balik oleh masyarakat. Setidaknya ada beberapa efek buruk dari pembakaran sampah. Mulai dari gangguan pernapasan hingga meningkatkan suhu.
Asap yang dihasilkan dari pembakaran bisa membuat kesulitan bernapas. Asap bercampur bahan partikulat tersuspensi (SPM) yang pada akhirnya menyebabkan masalah pernapasan. Belum lagi jika sampah yang dibakar adalah produk karet atau bahan berbahaya lainnya, yang bisa melepaskan bau ke udara. Dalam jangka panjang, bisa menyebabkan masalah pernapasan yang lebih serius jika seirng terpapar asap hasil pembakaran sampah.
Pembakaran sampah di ruang terbuka menghambat sirkulasi alami oksigen. Hal itu akan menghambat keseimbangan ekologi suatu daerah. Pembakaran sampah juga berkontribusi pada peningkatan suhu atmosfer. Jika saat ini semua orang bicara soal pemanasan global, maka pembakaran sampah adalah salah satu faktor yang terkait langsung dengannya.
Selain pernapasan, asap juga bisa menyebabkan iritasi mata. Tetap terpapar dalam waktu yang lebih lama bahkan dapat menyebabkan masalah mata yang parah.
Merkuri pun dapat terlepas dan bercampur dengan tanah, air, dan udara. Ini adalah elemen beracun. Jika terpapar ke atmosfer, maka bukan tidak mungkin berpotensi masuk ke dalam rantai makanan. Dengan demikian, air dan makanan menjadi beracun.
Diungkapkan, Prigi Arisandi, Direktur Ecological Observation & Wetland Conservation (Ecoton), sebuah Lembaga Kajian Ekologi dan Konservasi Lahan Basah, ada dua hal yang bisa dilakukan agar pembakaran sampah tidak lagi menjadi kebiasaan masyarakat. Yaitu edukasi kepada masyarakat serta peran dari pemerintah dalam mengelola sampah.
Sebab, jika dilihat secara nasional, setiap tahun masyarakat menghasilkan 8 juta ton sampah plastik. Sementara hanya 3 juta ton yang dikelola oleh pemerintah.
“Artinya, ada 5 juta ton sampah yang terabaikan. 2,6 juta ton sampah dibuang ke sungai, sisanya 2,4 juta ton akan dibakar. Jadi, perilaku membakar sampah itu terjadi di mana-mana,” ujar Prigi dalam video yang diunggah akun instagram Bicara Udara.
Oleh karena itu, Prigi mengatakan perlu peran dari masyarakat melalui berbagai macam komunitas yang secara mandiri dapat aktif untuk memberikan informasi dan edukasi mengenai lingkungan. Khususnya tentang pengelolaan sampah.
"Bagaimana masyarakat harus mendapatkan edukasi melalui sekolah dan dunia pendidikan, bahwa membakar sampah mengeluarkan bahan-bahan kimia (yang berdampak buruk),” ujar Prigi.
Sedangkan yang kedua, lanjut Prigi, perlu adanya upaya dan aksi nyata dari pemerintah untuk menyediakan sarana pengelolaan sampah yang baik dan memadai. Sebab, menurutnya, saat ini regulasi pengelolaan sampah dari pemerintah masih belum optimal.
“Memang untuk mewujudkan masyarakat yang berpartisipasi dan berkontribusi pada lingkungan dibutuhkan akses informasi. Dari tersedianya informasi ini, kami yakin lambat laun akan tercipta masyarakat yang kritis, mandiri, dan memperjuangkan lingkungan yang sehat dan bebas pencemaran,” pungkasnya.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Profil Yudi Cahyadi, Atlet MMA yang Tantang Duel Herri Pras Usai Singgung UAS dan UAH
Profil Herri Pras yang Kritik UAS dan UAH, Pendiri PSGI yang Ditantang Duel Atlet MMA
7 Kebiasaan Masa Kecil yang Berpengaruh Pada Kesuksesan Anak di Masa Depan
Herri Pras Beberkan Kronologi Digerebek Petarung MMA: Ditendang dan Didengkul Ulu Hati
Marco Bezzecchi Tuai Kritik Usai Kesalahan di Sepang Memperburuk Peluang Juara Dunia
Kembali Lakukan Mutasi, Kapolri Suyudi Ganti 264 Pati dan Pamen Polri
Prediksi Susunan Pemain Atletico Madrid vs Bayern Munchen: Alex Baena Ingin Tim Tamu Kesulitan
Prediksi Galatasaray vs Stuttgart: Tuan Rumah Punya Modal Bagus,tetapi Tim Tamu Siap Beri Perlawanan
Prediksi Skor Jeonbuk Motors vs Johor Darul Takzim FC, Duel Ketat di AFC Champions League Elite
Usai Digeruduk Rombongan Petarung MMA, Herri Pras Sempat Dievakuasi di Polsek Gunung Putri

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022