Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 11 Mei 2026 | 00.42 WIB

Tragedi Bantar Gebang Jadi Alarm, Golkar DKI Gercep Bagi-Bagi Drop Box Sampah di Kayu Manis

Ketua Harian DPD Golkar DKI Jakarta Judistira menyerahkan lima unit drop box sampah organik dan non organik di RW 03 Kelurahan Kayu Manis, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (10/5). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Ketua Harian DPD Golkar DKI Jakarta Judistira menyerahkan lima unit drop box sampah organik dan non organik di RW 03 Kelurahan Kayu Manis, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (10/5). (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com–Masalah sampah di Jakarta sudah masuk zona merah. DPD Golkar DKI Jakarta pun menyerahkan lima unit drop box sampah organik dan non organik di RW 03 Kelurahan Kayu Manis, Matraman, Jakarta Timur, Minggu (10/5).

Langkah ini diambil sebagai bentuk dukungan langsung terhadap gerakan pilah sampah dari sumbernya. Ketua Harian DPD Golkar DKI sekaligus Ketua Fraksi Golkar DPRD DKI Jakarta Judistira Hermawan menuturkan, persoalan sampah Jakarta bukan sekadar estetika, tapi soal nyawa. Dia menyoroti tragedi longsor sampah di TPST Bantar Gebang yang baru-baru ini memakan korban jiwa.

”Ini merupakan alarm bagi kita semua agar tata kelola pengelolaan sampah di Jakarta ke depan harus lebih baik. Salah satunya dengan gerakan bersama antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat untuk mulai memilah sampah dari rumah,” ujar Judistira.

Kunci Sukses Teknologi Waste to Energy

Bantuan drop box kapasitas 50 liter ini bukan sekadar tong sampah biasa. Golkar DKI menekankan bahwa kecanggihan teknologi pengolahan sampah milik pemerintah pusat maupun Pemprov DKI akan sia-sia jika perilaku masyarakat tidak berubah.

Menurut Judistira, pemilahan di tingkat rumah tangga adalah kunci keberhasilan fasilitas waste to energy.

”Teknologi apa pun tidak akan berjalan optimal kalau sampah tidak dipilah dari sumbernya. Karena itu, rumah tangga, restoran, pusat perbelanjaan hingga pasar harus mulai memilah sampah,” terang Judistira Hermawan.

Warga Butuh Fasilitas, Bukan Sekadar Imbauan

Sebagai Ketua Pansus Pengelolaan Sampah DPRD DKI, Judistira menangkap kegelisahan warga. Selama ini, masyarakat sering diminta memilah sampah, namun sarana pendukungnya minim atau bahkan tidak ada.

”Warga bilang, Kami terus diimbau, tapi tidak disiapkan sarana prasarananya. Karena itu, kami mendorong agar pemerintah menyediakan fasilitas yang memudahkan masyarakat untuk memilah sampah,” tutur Judistira Hermawan.

Fraksi Golkar DPRD DKI berkomitmen untuk mengawal anggaran di Dinas Lingkungan Hidup agar penyediaan sarana pilah sampah bisa merata hingga ke tingkat RT dan RW di seluruh Jakarta.

Editor: Latu Ratri Mubyarsah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore