
UC Merced News
JawaPos.com - Gejala anosmia atau kehilangan penciuman pada pasien Covid-19 membuat seseorang tak bisa mencium aroma apapun. Tak hanya saat sakit, setelah dinyatakan sembuh pun sisa gejala ini masih ada dan bisa berbulan-bulan.
Untuk mengatasinya, melatih hidung diyakini lebih efektif daripada obat. Bagaimana caranya?
Anosmia dapat diobati secara medis. Ada juga strategi ampuh untuk melawannya di rumah. Dilansir dari Healthline, Senin (14/6), anosmia dapat bersifat permanen atau sementara. Gejala ini sering memudar secara bertahap dari waktu ke waktu, tanpa pengobatan atau intervensi. Namun, tidak diketahui jelas kapan atau apakah indra penciuman Anda akan kembali atau tidak.
Jika Anda ingin mempercepat prosesnya, ada beberapa perawatan yang bisa Anda coba di rumah.
“Penanganan kehilangan penciuman tergantung pada penyebabnya. Ada intervensi medis yang dapat membantu, serta perawatan di rumah,” kata Ahli THT pediatrik dan Asisten Profesor Klinis Otolaringologi dan Anak di Sekolah Kedokteran Thomas Jefferson Sidney Kimmel Nicole Aaronson, MD, MBA, CPE, FAAP, FACS.
Selain perawatan medis, Aaronson merekomendasikan strategi di rumah. Melatih penciuman diyakininya sebagai salah satu bentuk pengobatan yang andal.
"Dalam pelatihan penciuman, pasien mencium serangkaian, cobalah empat aroma kuat yang dapat ditemukan di rumah seseorang, atau dalam bentuk minyak esensial," katanya.
"Setiap aroma bisa dihirup dengan lembut selama 20 detik. Proses ini diulang tiga kali sehari selama 6 minggu. Jangka panjang biasanya diperlukan untuk melihat efektivitas,” tambahnya.
Pelatihan penciuman mungkin paling efektif jika Anda melatih hidung dengan membaui empat aroma yang sama setiap hari ketimbang melakukannya bergantian. Anda juga disarankan untuk berkonsentrasi selama 20 detik saat melakukannya.
Untuk mencoba pelatihan penciuman, dr. Aaronson merekomendasikan untuk mencoba aroma berikut:
1. Kopi giling
2. Mawar
3. Jeruk
4. Kayu putih
5. Vanila
6. Cengkeh
7. Daun mint
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Prediksi Skor Monza vs Cagliari di Liga Italia: Tim Tamu Punya Catatan Impresif di Laga Tandang
Prediksi Skor Tottenham Hotspur vs Coventry City: Menang Tipis, De Zerbi Akhiri Tren Buruk
Prediksi Skor Trabzonspor Vs Besiktas di Liga Turki: Salah Cs Punya Rekor Kandang Impresif
UU Ketenagakerjaan Batasi PKWT Maksimal 4 Tahun, Said Iqbal: Kalau Ciptaker Sembarangan
Prediksi Skor Getafe vs Rayo Vallecano: Emil Audero Bantu El Rayo Perpanjang Kutukan 10 Laga!
Persebaya Berangkat ke Makassar Besok! Tavares Siap Tantang Mantan Tim PSM
Prediksi Skor Al Fayha vs Al Ahli di Liga Arab Saudi: Ivan Toney Siap Menggila di Al Majma’ah
Prediksi Skor Parma vs Torino: Kans Il Toro Tundukkan Tuan Rumah di Stadio Ennio Tardini!
Prediksi Tottenham vs Coventry: Spurs Belum Menang dalam Enam Laga, Coventry Percaya Diri
Prediksi Skor Monza vs Cagliari: Rossoblù Menang Tipis, Rekor Berusia 61 Tahun Terancam Pecah!

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022