Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 12 Juni 2020 | 12.18 WIB

1 dari 10 Pasien Diabetes Meninggal dalam Sepekan Saat Terpapar Korona

Ginseng dipercaya dapat membantu menurunkan gula darah, cocok untuk penderita diabetes. - Image

Ginseng dipercaya dapat membantu menurunkan gula darah, cocok untuk penderita diabetes.

JawaPos.com - Rata-rata kasus kematian pasien Covid-19 didominasi kelompok lansia dan mereka yang memiliki penyakit komorbit seperti hipertensi, kanker, diabetes, dan paru-paru menahun. Khusus untuk pasien diabetes, ternyata penderitanya sangat rentan terpapar Covid-19. Bahkan ancaman kematian bisa membayangi mereka lebih besar.

Dilansir dari Diabetes.co.uk, Kamis (11/6), penelitian menunjukkan bahwa 10 persen pengidap diabetes yang dirawat di rumah sakit akibat terinfeksi Covid-19, meninggal dalam kurun waktu tujuh hari perawatan. Penelitian dilakukan oleh French Coronavirus SARS-CoV-2 dan Diabetes Outcome (CORONADO).

Peneliti juga menemukan bahwa hampir sepertiga dari orang yang dirawat di rumah sakit dengan diabetes memerlukan ventilator. Dan usia lebih tua meningkatkan risiko kematian.

Komplikasi yang biasanya diikuti dengaj penyakit diabetes misalnya seperti darah tinggi dan sakit kardiovaskular. Bisa juga disertai komplikasi gagal jantung.

Temuan ini juga menunjukkan indeks massa tubuh (BMI) secara independen berisiko pada kematian atau intubasi pada tujuh hari. Penulis penelitian Dr. Samy Hadjadj, dari Hépital Guillaume et René Laennec di Nantes, Prancis, mengatakan sebelum penelitian CORONADO dilakukan, memang ada risiko pada pasien diabetes.

"Lalu mempertimbangkan usia, jenis kelamin, IMT (Indeks Massa Tubuh), komplikasi, dan ini situasi berisiko," jelas dr Samy Hadjadj.

Penelitian ini melibatkan 1.317 orang dengan diabetes yang telah diuji Covid-19 dan telah dirawat di 53 rumah sakit di Prancis selama 10-31 Maret 2020. Sebanyak 88,5 persen memiliki diabetes tipe 2, tiga persen memiliki diabetes tipe 1, dan 3,1 persen baru sadar terkena diabetes pada saat masuk.

Usia rata-rata peserta adalah 69,8 tahun. Berita baiknya adalah tidak ada kematian di antara mereka yang menderita diabetes tipe 1 dengan usia lebih muda dari 65 tahun.

”Bahkan pada diabetes, setiap peningkatan Indeks Massa Tubuh dikaitkan dengan peningkatan risiko intubasi dan atau kematian dalam tujuh hari. Maka populasi pasien diabetes ini sangat penting untuk menjaga jarak sosial dan tetap waspada untuk menghindari virus," tegasnya.

Para peneliti belum menemukan hubungan Covid-19 dengan penggunaan obat pada pasien diabetes. Belum ada penelitiaj yang mengaitkan dengan insulin. Temuan penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal Diabetologia.

Editor: Banu Adikara
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore