Ilustrasi dua orang wanita yang sedang melakukan olahraga pilates (Dok. Freepik)
JawaPos.com-Puasa bukan alasan untuk berhenti berolahraga. Meski tubuh tidak mendapatkan asupan makanan dan minuman selama berjam-jam, aktivitas fisik tetap penting untuk menjaga kesehatan jantung, memperkuat otot dan tulang, serta mempertahankan metabolisme agar tetap stabil.
Banyak orang khawatir olahraga saat puasa bisa memicu lemas atau dehidrasi. Kekhawatiran tersebut wajar, namun sebenarnya dapat diantisipasi dengan memilih jenis olahraga yang tepat serta memperhatikan waktu pelaksanaannya.
Dengan pengaturan yang sesuai, olahraga justru membantu tubuh tetap segar dan suasana hati lebih stabil selama menjalankan ibadah Ramadhan.
Sejumlah sumber kesehatan seperti Halodoc dan Alodokter menyebutkan bahwa olahraga ringan hingga sedang tetap aman dilakukan saat puasa, selama intensitasnya disesuaikan dengan kondisi tubuh. Waktu terbaik biasanya menjelang berbuka atau setelah berbuka puasa.
Berikut ini adalah delapan jenis olahraga yang bisa menjadi pilihan selama menjalankan puasa Ramadhan:
1. Jalan Cepat
Jalan cepat termasuk olahraga ringan yang mudah dilakukan di mana saja, mulai dari lingkungan rumah hingga taman kota. Aktivitas ini membantu menjaga kesehatan jantung, memperkuat otot, dan meningkatkan daya tahan tubuh tanpa menguras energi berlebihan. Durasi idealnya sekitar 20–30 menit menjelang berbuka.
2. Bersepeda Sore Hari
Bersepeda dengan intensitas ringan dapat membantu melancarkan sirkulasi darah dan menjaga kebugaran jantung. Pilih waktu sore menjelang berbuka agar tubuh bisa segera mendapatkan asupan cairan setelah selesai berolahraga.
3. Bowling
Bowling memang terlihat santai, tetapi tetap melibatkan koordinasi, keseimbangan, dan kekuatan otot tangan. Aktivitas ini tergolong ringan sehingga aman dilakukan saat energi sedang terbatas.
4. Latihan Beban Ringan
Latihan beban membantu mempertahankan massa otot dan kepadatan tulang. Gunakan beban ringan hingga sedang dan hindari repetisi berlebihan. Latihan ini bisa dilakukan setelah berbuka agar tubuh memiliki energi yang cukup.
5. Joging
Joging memiliki intensitas lebih tinggi dibanding jalan santai, namun tetap aman jika dilakukan dalam durasi pendek, sekitar 15–20 menit. Manfaatnya antara lain meningkatkan kesehatan jantung serta membantu meredakan stres melalui pelepasan hormon endorfin. Waktu terbaik adalah sore hari atau setelah berbuka.
6. Yoga
Yoga menjadi pilihan populer saat puasa karena gerakannya cenderung tenang dan tidak menguras banyak energi. Selain meningkatkan fleksibilitas dan keseimbangan, yoga juga efektif membantu relaksasi serta mengurangi stres selama menjalani aktivitas harian di bulan Ramadhan.
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022