
Ilustrasi daging kambing sebelum diolah menjadi hidangan. (Freepik)
JawaPos.com - Daging merupakan sumber protein hewani yang penting bagi tubuh, karena mengandung asam amino esensial, zat besi, zinc, dan vitamin B kompleks. Nutrisi tersebut dibutuhkan dalam proses pembentukan otot, hormon, dan sel darah.
Jenis daging merah, terutama daging kambing diyakini mengandung lemak jenuh yang cukup tinggi dibandingkan daging putih seperti ayam atau ikan. Lemak jenuh inilah yang sering dikaitkan dengan pemicu hipertensi dan peningkatan kadar kolesterol dalam darah jika dikonsumsi berlebihan.
Fakta serta Kaitan Daging Kambing dengan Hipertensi dan Kolesterol
Daging kambing sering dianggap sebagai penyebab kambuhnya penyakit darah tinggi atau hipertensi dan kolesterol. Namun, anggapan ini tidak sepenuhnya benar karena daging kambing tidak secara langsung menyebabkan tekanan darah dan kolesterol tinggi.
Selagi dikonsumsi dalam jumlah wajar dan diolah dengan cara yang sehat, daging kambing akan memberi manfaat untuk tubuh. Dikutip dari Halodoc, justru kandungan kolesterol pada daging kambing relatif lebih rendah dibandingkan daging sapi dan ayam.
Hal yang Perlu Diperhatikan saat Memasak Daging Kambing
Dikutip dari KlikDokter, masalah dapat muncul jika daging kambing dikonsumsi berlebihan atau dimasak dengan cara yang tidak sehat. Cara pengolahan yang tidak sehat itu seperti digoreng dengan banyak minyak (deep frying) atau dimasak menggunakan santan dan bumbu tinggi garam.
Selain itu, jangan masak daging kambing di atas suhu 250° celcius karena akan merusak kandungan nutrisi di dalamnya. Jika ingin mengolahnya secara sehat, teknik yang paling disarankan adalah dengan mengukus atau merebusnya.
Gejala serta Cara Mengatasi Tekanan Darah dan Kolesterol Tinggi
Jika setelah makan daging kambing Anda merasakan gejala seperti pusing, sakit kepala, gelisah atau leher terasa kaku. Kemungkinan besar tekanan darah sedang meningkat akibat konsumsi yang berlebihan atau teknik mengolah yang kurang tepat.
Tanda-tanda lain yang mungkin muncul saat mengalami hipertensi atau kolesterol tinggi antara lain jantung berdebar, pandangan kabur, serta nyeri di bagian dada. Sebenarnya untuk mengatasi gangguan ini cukup sederhana yaitu bisa dimulai dengan menerapkan pola hidup sehat.
Jika ingin mengawali pola hidup sehat, Anda bisa mencukupi asupan gizi harian, rutin berolahraga, berhenti merokok dan menghindari konsumsi alkohol. Namun, bila tekanan darah tinggi sudah terjadi, sebaiknya konsultasikan ke dokter untuk mendapatkan resep obat antihipertensi yang sesuai dengan kondisi Anda. (*)
Jangan sampai ketinggalan berita hari ini!
Jadilah yang pertama tahu. Gabung channel kami sekarang!

Ultah Ariel NOAH ke-45 Dirayakan Bareng Wulan Guritno, Ada Pelukan hingga Candaan Duda-Janda
Prediksi Skor Fiorentina vs Napoli: Peluang I Partenopei Petik 3 Poin di Stadion Artemio Franchi
Ariel NOAH 18 Tahun Menduda, Dekat dengan Wulan Guritno di Ultah ke-45
Weton Satrio Wibowo: 5 Weton Pembawa Rezeki, Karisma, dan Kehormatan Menurut Primbon Jawa
Prediksi Skor Deportivo La Coruna vs Real Betis di Liga Spanyol: Los Verdiblancos Menang Lagi
Prediksi Skor Getafe vs Malaga di Liga Spanyol: Azulones Libas Perlawanan Tim Tamu
Prediksi Skor Villarreal vs Levante di Liga Spanyol: Kapal Selam Kuning Libas Tim Tamu
Prediksi Skor Schalke 04 vs Elversberg di Liga Jerman: Duel Tim Papan Tengah Rawan Imbang
Prediksi Skor Parma vs Genoa di Liga Italia: Duel Tim Papan Bawah Berakhir Imbang
Prediksi Skor FC Twente vs PSV Eindhoven: Pemuncak Klasemen Berpeluang Pesta Gol

Jawa PosTelah diverifikasi oleh Dewan PersSertifikat Nomor 1055/DP-Verifikasi/K/XII/2022