
Ilustrasi perempuan menggunakan pita berwarna merah muda, sebagai tanda kesadaran terhadap kasus kanker payudara yang cukup tinggi
JawaPos.com - Kanker payudara stadium lanjut bukan lagi akhir dari harapan. Pendekatan perawatan secara multidisiplin kini terbukti mampu meningkatkan kualitas hidup dan angka kesintasan pasien, bahkan di tahap penyakit yang sudah menyebar.
Pendekatan ini menjadi langkah penting dalam menghadirkan pengobatan yang lebih komprehensif, efektif, dan manusiawi bagi pasien kanker payudara di Indonesia.
Pendekatan multidisiplin menggabungkan kolaborasi lintas bidang mulai dari onkologi, radiologi, bedah, hingga psikologi untuk pasien agar penanganan tidak hanya berfokus pada tumor, tetapi juga pada kesehatan fisik, mental, dan sosial pasien.
Strategi ini dinilai lebih adaptif terhadap perubahan kondisi pasien dan memungkinkan terapi dijalankan secara personal sesuai kebutuhan masing-masing individu.
Menurut DR. dr. Andhika Rahman, SpPD-KHOM, Dokter Spesialis Penyakit Dalam dan Subspesialis Hematologi Onkologi Medik MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, pendekatan multidisiplin memberikan hasil yang lebih baik dibanding metode konvensional.
“Pada kanker payudara stadium lanjut, penyakit sering kali sudah menyebar ke jaringan sekitar atau organ lain. Karena itu, pengobatan tidak cukup hanya berfokus pada tumor di payudara, tetapi juga harus mengontrol penyebaran, mengurangi gejala seperti nyeri atau sesak, dan menjaga fungsi organ agar pasien tetap memiliki kualitas hidup yang layak,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (28/10).
Di MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, ia mengatakan bahwa metode ini sudah diterapkan sebagai bagian dari standar perawatan pasien kanker payudara stadium lanjut. Melalui kerja sama lintas tim medis, terapi dilakukan dengan menyeimbangkan efektivitas pengobatan dan kenyamanan pasien.
Pendekatan seperti ini kini menjadi standar emas di banyak rumah sakit besar di dunia dan mulai diterapkan secara lebih luas di Indonesia.
Selain perawatan, para ahli juga menekankan pentingnya deteksi dini untuk menekan angka kasus kanker payudara stadium lanjut. dr. Nina I.S.H. Supit, Sp.Rad PRP (K), Kepala Departemen Radiologi MRCCC Siloam Hospitals Semanggi, menyebut mammografi tetap menjadi gold standard dalam skrining kanker payudara.
Dengan alat terbaru seperti Mammomat B.brilliant, deteksi dapat dilakukan hingga ukuran tumor sekecil 0,2 milimeter dengan hasil cepat dan nyaman.
Namun, masih banyak mitos yang menghambat perempuan melakukan pemeriksaan, seperti anggapan bahwa mammografi menyakitkan atau bisa membuat kanker menyebar. Padahal, menurut dr. Nina, edukasi dan akses terhadap pemeriksaan rutin dapat membantu mencegah kasus stadium lanjut yang membutuhkan biaya besar dan terapi jangka panjang.
Sementara itu, dr. Siti Nadia Tarmizi, Direktur Penyakit Tidak Menular Kementerian Kesehatan RI, menegaskan bahwa pemerintah tengah memperkuat strategi nasional melalui Rencana Aksi Nasional Kanker 2024–2034. Langkah ini bertujuan memperluas akses skrining dan meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya SADARI (pemeriksaan payudara sendiri) serta SADANIS (pemeriksaan payudara klinis).
Dengan kolaborasi antara pemerintah, rumah sakit, dan tenaga medis, diharapkan semakin banyak pasien kanker payudara yang bisa terdeteksi sejak dini dan memperoleh perawatan terbaik secara multidisiplin. Harapan baru pun terbuka lebar: pasien kanker payudara stadium lanjut tetap dapat hidup dengan kualitas yang baik dan bermakna.

Profil Ikhwan Ali Tanamal: Winger Baru Persib Bandung Menyala di Piala Presiden 2026, Wonderkid Tulehu Dikontrak hingga 2028
Prediksi Skor PSMS Medan vs Port FC Piala Presiden 2026: Debut Bruno Moreira Usai Tinggalkan Persebaya Surabaya
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Profil Fajar Listyantara, Legenda PSS Sleman dan PSIM Yogyakarta yang Meninggal Dunia Akibat Gagal Ginjal
Bentrok Maut Tambak Matraman, Satu Orang Tewas, Motor hingga Rumah Semi Permanen Dibakar
Prediksi Skor Persebaya Surabaya vs Persija Jakarta di Piala Presiden 2026: Momentum Green Force Unjuk Gigi
Ikhwan Ali Tanamal Resmi Gabung Persib Bandung, Siap Bekerja Keras Rebut Tempat di Tim Utama
Prediksi Susunan Pemain PSMS Medan vs Port FC di Piala Presiden 2026: Port Lions Masih Terlalu Digdaya!
Prediksi Skor Persib Bandung vs Arema FC di Piala Presiden 2026: Maung Bandung Masih Terlalu Perkasa?
Cek Warna Keberuntungan Menurut Hari dan Pasaran Jawa: Rahasia Menarik Energi Positif dan Kesuksesan Setiap Hari!
