
Ilustrasi pasien kanker. RS Dharmais kini memiliki bangsal khusus untuk pasien kanker remaja. (Istimewa)
JawaPos.com – Diagnosis kanker payudara dan kanker paru kini dapat dilakukan lebih presisi melalui teknologi Next-Generation Sequencing (NGS). Teknologi ini mampu memetakan hingga 45 mutasi gen sekaligus hanya dalam satu kali pemeriksaan.
Teknologi NGS ini dinilai dapat membantu dokter menentukan terapi yang lebih tepat sasaran sesuai karakteristik genetik masing-masing pasien kanker.
"Melalui teknologi ini, kita mampu memetakan hingga 45 mutasi gen sekaligus dalam satu kali pemeriksaan, baik dari sampel jaringan maupun sampel darah pasien," ujar Direktur Utama Rumah Sakit Kanker Dharmais dr. Eniarti kepada wartawan, Kamis (4/6).
Ia menyebut kanker masih menjadi salah satu tantangan kesehatan terbesar di Indonesia. Setiap tahun terdapat lebih dari 408 ribu kasus baru kanker, dengan kanker payudara dan kanker paru menjadi dua jenis kanker yang paling banyak ditemukan.
Menurutnya, tingginya angka kasus tersebut tidak hanya menjadi persoalan jumlah pasien, tetapi juga kompleksitas biologis penyakit yang berbeda pada setiap individu. Pada kanker payudara, variasi profil molekuler sering kali belum teridentifikasi secara cepat dan tepat, sementara kanker paru kerap terdiagnosis pada stadium lanjut dengan informasi molekuler yang terbatas.
Precision Diagnostic Jadi Kunci Penanganan Kanker
Karena itu, dr. Eniarti menegaskan bahwa pendekatan diagnosis presisi menjadi semakin penting untuk memahami karakteristik molekuler kanker secara mendalam sehingga pasien dapat memperoleh terapi yang lebih personal dan berbasis bukti.
Ketidakpastian dalam pengobatan kanker, lanjutnya, dapat dikurangi melalui penerapan presisi medis yang menyesuaikan terapi dengan karakteristik genetik sel kanker setiap pasien.
Untuk mendukung pendekatan tersebut, diperlukan teknologi diagnostik berakurasi tinggi seperti NGS. Teknologi ini memungkinkan pemetaan biomarker genomik secara komprehensif dari sampel jaringan maupun darah pasien dalam satu kali pemeriksaan.

Breaking News! Rival Veda Ega Pratama Didiskualifikasi dari Moto3 Catalunya 2026
Veda Ega Pratama Kudeta Peringkat Pertama! Update Klasemen Rookie of The Year Moto3 2026 Usai Brian Uriarte Didiskualifikasi
Soal Kabar Kepala BGN Dadan Hindayana Ditangkap, Dasco: Serahkan ke Aparat Hukum
Profil Sony Sanjaya, Eks Jenderal Polri yang Dicopot Sebagai Wakil Kepala BGN, Sempat Diterpa Isu OTT
KPK Cari Keberadaan Wamen Imipas Silmy Karim Terkait OTT Imigrasi Jakbar
7 Pemain Baru Masuk! Bruno Moreira Hengkang, Ini Prediksi Starting XI Persebaya
Kejagung Konfirmasi Penggeledahan Kantor BGN Usai Pencopotan Dadan Hindayana
'Tibo Sri': 7 Weton yang Memiliki Rezeki Seumur Hidupnya Mengalir Seperti Air dan Tidak Pernah Mengering Menurut Primbon Jawa
Mantan Kepala BGN Dadan Hindayana Resmi Jadi Tersangka dan Ditahan Kejagung, Belum 24 Jam Usai Dicopot Prabowo
Kantor Badan Gizi Nasional Digeledah Kejagung, Muncul Karangan Bunga Unik Singgung Pencopotan Dadan
