Mimpi buruk berulang sering kali dipicu stres, trauma, dan masalah psikologis yang tidak terselesaikan./Freepik.
JawaPos.com – Pernahkah Anda mengalami mimpi buruk yang sama berulang kali hingga mengganggu waktu tidur?
Bukan hanya menimbulkan rasa takut saat terbangun, kondisi ini juga dapat memengaruhi kesehatan mental bila dibiarkan terlalu lama.
Fenomena mimpi buruk berulang menjadi perhatian banyak ahli kesehatan. Dalam sebuah konten TikTok, kreator @geraldvincentt menjelaskan bahwa mimpi buruk berulang biasanya muncul karena adanya emosi atau perasaan tertentu yang belum terselesaikan.
Misalnya, stres berkepanjangan, tekanan di tempat kerja, hingga masalah pribadi yang menumpuk. Otak kemudian mengekspresikan beban tersebut melalui mimpi dengan pola yang sama.
Hal ini juga diperkuat oleh penjelasan dr. Fajar Sutrisna melalui akun TikTok @dr.fajarsutrisna. Ia menegaskan bahwa mimpi buruk berulang tidak selalu menandakan penyakit tertentu, namun bisa menjadi sinyal tubuh bahwa ada masalah psikologis yang sedang dialami.
Misalnya, gangguan kecemasan, depresi, hingga trauma masa lalu. Dalam kasus tertentu, mimpi buruk berulang bisa menjadi gejala dari nightmare disorder, yakni gangguan tidur yang ditandai dengan mimpi buruk intens dan sering terjadi.
Sementara itu, kanal Hidup Sehat tvOne juga mengulas bahwa mimpi buruk berulang kerap dialami oleh orang dengan riwayat trauma.
Pikiran bawah sadar seolah terus memutar kembali pengalaman yang belum benar-benar selesai diolah.
Kondisi ini dapat menurunkan kualitas tidur, membuat seseorang lebih mudah lelah, sulit konsentrasi, hingga rentan mengalami stres.
Siapa saja yang rentan mengalami mimpi buruk berulang?
Menurut para ahli, siapa pun bisa mengalaminya, tetapi orang dengan tingkat stres tinggi, pekerja dengan jam kerja panjang, hingga mereka yang sedang menghadapi masalah emosional lebih rentan. Anak-anak juga kerap mengalami mimpi buruk karena imajinasi mereka yang kuat, meski biasanya berkurang seiring bertambahnya usia.

Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Siapa yang akan Bertemu Arsenal di Final Liga Champions?
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
13 Gudeg Paling Enak di Solo dengan Harga Terjangkau, Rasa Premium, Cocok untuk Kulineran Bareng Keluarga!
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
Prediksi Skor Bayern Munchen vs PSG: Sejarah Die Roten Selalu Lolos dari Semifinal Liga Champions, Masih Dominan Lawan Klub Ligue 1
