Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 9 September 2025 | 03.54 WIB

Manfaat Kesehatan yang Tak Terduga dari Undur-Undur, Mulai dari Sumber Protein Alami hingga Antioksidan

Ilustrasi hewan undur-undur (Dok. Creative Commons) - Image

Ilustrasi hewan undur-undur (Dok. Creative Commons)

JawaPos.com - Undur-undur adalah salah satu hewan kecil yang cukup unik dan mudah dikenali karena kebiasaannya berjalan mundur saat bergerak. Hewan ini termasuk ke dalam kelompok serangga dengan nama ilmiah Myrmeleontidae

Ciri-ciri tubuhnya yaitu berbentuk kecil, biasanya berwarna cokelat kehitaman dan hidup di lingkungan berpasir atau tanah gembur. Undur-undur merupakan fase larva dari serangga yang berpenampilan mirip dengan capung.

Undur-undur sering dijumpai membuat lubang kecil di tanah sebagai tempat untuk menjebak mangsanya. Hewan ini suka memangsa semut, sehingga mendapat julukan antlion. Nama itu diberikan karena kebiasaannya dalam memburu semut secara ganas.

Selain keunikannya secara biologis, undur-undur juga dipercaya memiliki khasiat dalam pengobatan tradisional. Dikutip dari Halodoc, undur-undur memiliki beberapa manfaat  jika dikonsumsi dengan benar.

1. Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah

Sebuah penelitian yang dimuat dalam Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, mengungkapkan bahwa ekstrak undur-undur berpengaruh terhadap kadar glukosa dalam darah dan hematokrit pada sampel tikus penderita diabetes. Penelitian lain juga mengeksplorasi potensi undur-undur darat sebagai agen antidiabetes.

2. Sumber Protein Alternatif

Undur-undur diketahui memiliki berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Serangga ini kaya akan protein, sehingga dapat menjadi sumber alternatif yang menjanjikan. 

Selain itu, undur-undur juga mengandung asam amino esensial yang penting bagi fungsi tubuh manusia, serta berbagai mineral seperti zat besi, kalsium, dan zinc yang turut mendukung kebutuhan nutrisi harian.

3. Memiliki Senyawa Antimikroba dan Antioksidan

Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa undur-undur memiliki kandungan antimikroba dan antioksidan. Zat ini berperan dalam membantu melindungi tubuh dari serangan infeksi serta kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.

Namun perlu diingat, konsumsi undur-undur sebaiknya tidak dalam kondisi mentah atau hidup-hidup. Dikutip dari Alodokter, mengonsumsi undur-undur yang masih hidup dikhawatirkan akan membawa risiko infeksi dari mikroorganisme dan kuman. 

Saat ini, belum ditemukan takaran dan cara mengonsumsi yang paling efektif, sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk meneliti hal ini.

Editor: Candra Mega Sari
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore