
Ilustrasi hewan undur-undur (Dok. Creative Commons)
JawaPos.com - Undur-undur adalah salah satu hewan kecil yang cukup unik dan mudah dikenali karena kebiasaannya berjalan mundur saat bergerak. Hewan ini termasuk ke dalam kelompok serangga dengan nama ilmiah Myrmeleontidae.
Ciri-ciri tubuhnya yaitu berbentuk kecil, biasanya berwarna cokelat kehitaman dan hidup di lingkungan berpasir atau tanah gembur. Undur-undur merupakan fase larva dari serangga yang berpenampilan mirip dengan capung.
Undur-undur sering dijumpai membuat lubang kecil di tanah sebagai tempat untuk menjebak mangsanya. Hewan ini suka memangsa semut, sehingga mendapat julukan antlion. Nama itu diberikan karena kebiasaannya dalam memburu semut secara ganas.
Selain keunikannya secara biologis, undur-undur juga dipercaya memiliki khasiat dalam pengobatan tradisional. Dikutip dari Halodoc, undur-undur memiliki beberapa manfaat jika dikonsumsi dengan benar.
1. Membantu Menurunkan Kadar Gula Darah
Sebuah penelitian yang dimuat dalam Jurnal Ilmiah Kedokteran Wijaya Kusuma, mengungkapkan bahwa ekstrak undur-undur berpengaruh terhadap kadar glukosa dalam darah dan hematokrit pada sampel tikus penderita diabetes. Penelitian lain juga mengeksplorasi potensi undur-undur darat sebagai agen antidiabetes.
2. Sumber Protein Alternatif
Undur-undur diketahui memiliki berbagai nutrisi yang bermanfaat bagi kesehatan. Serangga ini kaya akan protein, sehingga dapat menjadi sumber alternatif yang menjanjikan.
Selain itu, undur-undur juga mengandung asam amino esensial yang penting bagi fungsi tubuh manusia, serta berbagai mineral seperti zat besi, kalsium, dan zinc yang turut mendukung kebutuhan nutrisi harian.
3. Memiliki Senyawa Antimikroba dan Antioksidan
Sejumlah penelitian mengungkapkan bahwa undur-undur memiliki kandungan antimikroba dan antioksidan. Zat ini berperan dalam membantu melindungi tubuh dari serangan infeksi serta kerusakan yang disebabkan oleh radikal bebas.
Namun perlu diingat, konsumsi undur-undur sebaiknya tidak dalam kondisi mentah atau hidup-hidup. Dikutip dari Alodokter, mengonsumsi undur-undur yang masih hidup dikhawatirkan akan membawa risiko infeksi dari mikroorganisme dan kuman.
Saat ini, belum ditemukan takaran dan cara mengonsumsi yang paling efektif, sehingga masih diperlukan penelitian lebih lanjut untuk meneliti hal ini.

14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Persebaya Surabaya Rayakan Kembalinya Bruno Moreira, Bonek Kompak Satu Suara
Pesan Haru Milos Raickovic ke Bonek! Gelandang Persebaya Surabaya Sudah Berikan Segalanya Musim Ini
12 Restoran Sunda Paling Enak di Jakarta, Tempat Makan dengan Menu Tradisional Khas dari Tanah Pasundan
Korban Dicekoki Miras Hingga Tak Sadar, Pelaku Pemerkosaan Cipondoh Masih Dicari
Link Live Streaming Semifinal Uber Cup 2026 Indonesia vs Korea Selatan dan Line-up Pertandingan
