
Ilustrasi pola makan sehat (Dok. Freepik)
JawaPos.com - Di era yang serba cepat, banyak orang mengorbankan pola makan demi pekerjaan atau aktivitas lainnya. Tak sedikit dari kita yang berangkat terburu-buru di pagi hari tanpa sarapan, makan siang seadanya, hingga melewatkan makan malam karena terlalu lelah. Hal ini mungkin terlihat sepele, tetapi jika diulang dalam jangka panjang, dapat berdampak besar terhadap kesehatan.
Faktanya, menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menjaga pola makan sehat berperan penting dalam melindungi tubuh dari berbagai penyakit. Mulai dari malnutrisi, penyakit tidak menular seperti diabetes, penyakit jantung, stroke, hingga kanker.
Karena itu, WHO menegaskan bahwa penerapan pola makan sehat sebaiknya dimulai sejak dini. Hal ini dapat membantu pertumbuhan, meningkatkan perkembangan kognitif, dan memberi manfaat kesehatan dalam jangka panjang. Pembiasaan pola makan sehat sejak dini juga akan mengurangi risiko kelebihan berat badan atau obesitas di kemudian hari.
Menjaga pola makan sehat memang sering menjadi tantangan tersendiri bagi sebagian orang, apalagi yang memiliki aktivitas padat setiap harinya. Bagi sebagian orang dengan jam kerja yang panjang dan waktu istirahat terbatas, makanan cepat saji menjadi pilihan paling praktis. Maka, diperlukan strategi yang tepat agar penerapan pola makan sehat tetap bisa dijalankan tanpa mengganggu aktivitas sehari-hari.
Melihat pentingnya pola makan sehat, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menjelaskan beberapa strategi untuk mengelola pola makan sehat di tengah kesibukan sehari-hari, sebagai berikut.
1. Perencanaan Menu (Meal Planning)
Untuk memudahkan dalam menentukan menu harian, kita dapat membuat jadwal menu mingguan. Cara ini membuat kita lebih mudah mengatur makanan apa saja yang harus dibuat setiap harinya, sehingga asupan gizi yang masuk ke dalam tubuh tetap seimbang. Selain itu, cara ini juga membantu agar kita tidak jajan sembarangan.
2. Mempersiapkan Makanan dari Jauh Hari (Meal Prep)
Jika memiliki waktu luang di akhir pekan, kita bisa memanfaatkannya dengan menyiapkan bahan makanan untuk seminggu ke depan. Misalnya, potong-potong bahan, cuci sayur dan buah, atau masak lauk setengah jadi. Kemudian, bahan-bahan bisa disimpan dalam porsi siap saji. Hal ini akan memudahkan dan mempersingkat waktu untuk menyiapkan makanan setiap hari.
3. Memilih yang Praktis tapi Tetap Sehat
Kita bisa memilih makanan yang lebih sehat tetapi tetap praktis, seperti menyediakan buah potong, kacang-kacangan, atau yogurt. Jika memang tidak sempat dan harus makan di luar, pastikan restoran atau menu yang dipilih tetap merupakan makanan sehat.
4. Mengatur Waktu Makan dan Istirahat
Jika sering lupa makan karena terlalu sibuk, kita bisa menggunakan alarm di ponsel sebagai pengingat. Tentukan jam makan yang teratur dan luangkan sedikit waktu untuk beristirahat dan menikmati makanan.
5. Gunakan Aplikasi Pendukung
Gunakan aplikasi yang dapat membantu mengatur pola makan, mulai dari menghitung kalori, memberikan ide atau rekomendasi menu harian, hingga menjadi alarm pengingat untuk makan.

11 Rekomendasi Mall Terbaik di Surabaya yang Bikin Betah Jalan-Jalan dan Susah Pulang
10 Mall di Semarang yang Tak Pernah Sepi Pengunjung, Tempat Favorit untuk Belanja dan Nongkrong
Marak Link Live Streaming Gratis Persija Jakarta vs Persib Bandung, Jakmania dan Bobotoh Pilih yang Mana?
KPK Tindaklanjuti Pelaporan Dugaan Korupsi APBD Era Mantan Gubernur Sultra Nur Alam
14 Daftar Mall Terbaik di Bandung yang Selalu Ramai Dikunjungi, Lengkap untuk Shopping dan Hiburan Keluarga
9 Rekomendasi Mall Terbaik di Sidoarjo untuk Belanja, Kuliner, dan Tempat Nongkrong Bersama Keluarga
15 Kuliner Seafood Ternikmat di Surabaya, Hidangan Laut Segar dengan Cita Rasa Khas yang Sulit Dilupakan
Jadwal Moto3 Prancis 2026! Start Posisi 6, Veda Ega Pratama Buka Peluang Podium di Moto3 Prancis 2026
17 Tempat Makan Hidden Gem di Surabaya yang Tidak Pernah Sepi, Rasanya Selalu Konsisten Enak
16 Kuliner Bakso di Yogyakarta yang Rasanya Dinilai Selalu Konsisten Enak, Bikin Para Pengunjung Ketagihan Datang Lagi
