Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 12 Agustus 2025 | 20.04 WIB

Dari Menyehatkan Jantung hingga Berat Badan Turun, Ini 7 Alasan Mengapa Cabai Patut untuk Kamu Konsumsi

Ilustrasi: Cabai. (Pixabay) - Image

Ilustrasi: Cabai. (Pixabay)

JawaPos.com – Cabai bukan sekadar bahan pelengkap yang membuat makanan terasa pedas dan lebih menggugah selera. Lebih dari itu, cabai ternyata menyimpan segudang manfaat yang baik bagi kesehatan tubuh.

Rasa pedas yang khas berasal dari senyawa aktif bernama kapsaisin (capsaicin), yang telah banyak diteliti karena efek positifnya terhadap berbagai fungsi tubuh. Tak hanya kapsaisin, cabai juga kaya akan vitamin C, vitamin A, E, serta mineral penting, seperti kalium dan zat besi.

Maka dari itu, dilansir dari laman Health Shots, Selasa (12/8), dalam artikel ini akan mengupas 7 manfaat utama cabai untuk kesehatan tubuh.

  1. Kaya akan antioksidan

Cabai bukan hanya sekadar bumbu pedas yang menambah rasa pada makanan, tapi juga kaya akan antioksidan. Antioksidan ini berfungsi seperti pelindung bagi tubuh, menjaga sel-sel dari kerusakan yang bisa disebabkan oleh radikal bebas.

Warna merah cerah pada cabai, misalnya, berasal dari senyawa alami seperti beta-karoten, vitamin C, dan karotenoid. Semuanya adalah jenis antioksidan yang sangat kuat dan dapat membantu tubuh melawan stres dari dalam dan mengurangi peradangan.

  1. Mencegah masalah jantung

Cabai ternyata bukan hanya membuat makanan jadi lebih lezat dan pedas, tapi juga bisa membantu menjaga kesehatan jantung.

Ini karena cabai mengandung senyawa bernama kapsaisin, yaitu zat yang memberi rasa pedas pada cabai. Kapsaisin punya manfaat penting, seperti membantu menurunkan kadar kolesterol, menurunkan tekanan darah, dan memperlancar aliran darah.

Menurut American Heart Association, orang yang sering makan cabai memiliki risiko lebih rendah terkena penyakit jantung. Bahkan, mereka yang rutin mengonsumsi cabai punya kemungkinan 26 persen lebih kecil untuk meninggal karena penyakit jantung dibandingkan dengan yang jarang atau tidak pernah makan cabai.

  1. Baik untuk pencernaan

Banyak orang mengira makanan pedas, seperti cabai, bisa membuat lambung iritasi. Padahal, kalau dikonsumsi dalam jumlah yang wajar, cabai justru bisa membantu kerja sistem pencernaan.

Rasa panas dari cabai merangsang tubuh untuk memproduksi lebih banyak cairan pencernaan, yang berguna untuk memecah makanan lebih baik di dalam lambung.Manfaat ini bisa membantu mengurangi masalah seperti kembung atau gangguan pencernaan.

Namun, jika makan cabai terlalu banyak, justru bisa berbalik merugikan kesehatan lambung. Jadi, yang terpenting adalah mengonsumsinya dalam jumlah sedang dan seimbang.

  1. Membantu meredakan nyeri

Selain digunakan sebagai bumbu dapur, kapsaisin juga dimanfaatkan dalam obat pereda nyeri. Zat ini sering ditemukan dalam bentuk krim, losion, atau plester yang digunakan untuk mengurangi rasa sakit akibat artritis (radang sendi), herpes zoster (cacar api), atau nyeri otot.

Cara kerjanya adalah dengan “menenangkan” saraf-saraf yang biasanya mengirimkan sinyal nyeri ke otak, sehingga lama-lama rasa sakit pun berkurang.

  1. Meningkatkan kekebalan tubuh

Cabai bukan hanya menambah rasa pedas pada makanan, tapi juga kaya akan vitamin dan mineral yang baik untuk kesehatan, terutama untuk meningkatkan daya tahan tubuh.

Cabai mengandung banyak vitamin C yang berguna untuk menjaga sistem kekebalan tubuh tetap kuat. Selain itu, cabai juga mengandung vitamin A, E, dan B, serta kalium, magnesium, zat besi, kalsium, dan berbagai antioksidan.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore