Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 26 Mei 2025 | 23.08 WIB

Stres Diam-Diam Menggerogoti Tubuh? Ini 7 Gejala Fisik yang Harus Anda Tahu

Seseorang yang mengalami gejala fisik stres. (Pexels/Photo by Kaboompics.com) - Image

Seseorang yang mengalami gejala fisik stres. (Pexels/Photo by Kaboompics.com)

JawaPos.com - Stres bukan hanya soal perasaan gelisah atau pikiran yang kacau. Tubuh kita juga punya cara nyata memberi sinyal kalau sedang mengalami tekanan stres yang berlebihan. Gejala fisik stres sering kali muncul dalam berbagai bentuk, dari sakit kepala hingga gangguan pencernaan, yang kadang tidak disadari oleh banyak orang.

Dilansir dari Healthline pada Senin (26/05), berikut adalah gejala fisik tubuh yang stress dan tanda-tanda yang perlu Anda waspadai agar bisa segera mengambil langkah tepat dalam mengelola stres demi menjaga kesehatan secara menyeluruh.

1. Sakit Kepala dan Migrain

Salah satu tanda paling umum dari stres adalah sakit kepala, khususnya jenis tension headache atau sakit kepala tegang. Dalam kondisi yang lebih parah, stres juga bisa memicu migrain yang terasa berdenyut dan mengganggu aktivitas harian.

2. Gangguan Pencernaan

Stres dapat memengaruhi sistem pencernaan. Beberapa orang mengalami kembung, nyeri perut, hingga rasa tidak nyaman setelah makan. Kondisi ini juga bisa menyebabkan diare atau konstipasi, tergantung bagaimana tubuh merespons tekanan.

3. Asam Lambung Naik (Acid Reflux)

Peningkatan hormon stres dapat memperburuk refluks asam lambung. Jika Anda sering merasakan sensasi terbakar di dada atau tenggorokan saat sedang banyak pikiran, bisa jadi itu adalah efek dari stres yang tidak tertangani.

4. Masalah pada Kulit

Kulit pun bisa memberikan sinyal saat tubuh mengalami stres. Beberapa gejala yang umum meliputi ruam, gatal-gatal, biduran, atau bahkan jerawat yang muncul secara tiba-tiba. Reaksi ini terjadi karena sistem kekebalan tubuh menjadi lebih sensitif saat stres menyerang.

5. Nyeri Otot dan Sakit Punggung

Ketegangan otot adalah respons alami tubuh terhadap stres. Jika dibiarkan, hal ini bisa menyebabkan nyeri otot berkepanjangan, terutama di area punggung dan bahu.

 6. Detak Jantung Meningkat

Saat stres, jantung cenderung berdetak lebih cepat sebagai bagian dari respons tubuh terhadap ancaman. Jika Anda merasa jantung berdebar-debar tanpa alasan jelas, mungkin ini adalah sinyal dari tubuh bahwa Anda sedang berada dalam tekanan emosional.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore