Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 23 Mei 2025 | 18.21 WIB

Krill Oil vs Fish Oil: Mana yang Lebih Baik untuk Tubuh dan Lingkungan?

Ilustrasi fish oil atau minyak ikan yang bermanfaat bagi tubuh. (Pexels/Yaroslav Shuraev)

JawaPos.com - Omega-3 sudah lama dikenal sebagai salah satu nutrisi terbaik untuk jantung dan otak. Tapi, kalau bicara soal suplemen omega-3, dua nama besar yang sering muncul adalah krill oil dan fish oil. Keduanya punya kandungan utama yang sama, yaitu DHA dan EPA, tapi soal efektivitas, efek samping, sampai dampaknya ke lingkungan — mereka punya perbedaan yang cukup signifikan.

Dilansir dari Healthline pada Kamis (22/05), berikut adalah perbandingan lengkap antara krill oil dan fish oil. Artikel ini akan bantu kamu memilih mana yang paling cocok sesuai dengan kebutuhan kesehatan dan gaya hidup kamu. Yuk, simak ulasan lengkapnya!

Apa Manfaat Krill Oil dan Fish Oil?

Keduanya punya reputasi bagus dalam hal kesehatan jantung dan fungsi otak. Tapi masing-masing punya keunggulan tersendiri.

1. Fish Oil

Fish oil adalah suplemen omega-3 paling umum dan sudah diteliti cukup banyak. Beberapa manfaat potensialnya antara lain:

  • Menurunkan kadar trigliserida
  • Mengurangi risiko serangan jantung dan stroke (khususnya bagi penderita penyakit jantung)
  • Membantu menjaga ritme jantung tetap normal
  • Mengurangi tekanan darah
  • Meredakan peradangan dan nyeri sendi akibat arthritis
  • Membantu mengatasi gejala depresi pada beberapa orang

Tapi perlu diingat, beberapa studi juga menunjukkan hasil yang belum konsisten. Misalnya, riset tahun 2013 yang melibatkan lebih dari 1.400 orang menemukan bahwa omega-3 tidak secara signifikan menurunkan risiko serangan jantung atau kematian pada penderita penyakit jantung. Jadi, manfaat fish oil masih perlu diteliti lebih dalam.

2. Krill Oil

Krill oil berasal dari krill, hewan laut kecil mirip udang. Menurut Cleveland Clinic, studi pada hewan menunjukkan krill oil bisa menyerap DHA lebih baik dan lebih cepat sampai ke otak. Artinya, dosis yang dibutuhkan bisa lebih sedikit dibanding fish oil untuk mendapat manfaat yang sama.

Namun, perlu dicatat bahwa penelitian pada manusia masih terbatas. Bahkan ada komentar ilmiah tahun 2014 yang menyebutkan hasil studi yang menyimpulkan krill oil lebih baik dari fish oil bisa menyesatkan karena perbandingannya tidak adil (menggunakan fish oil jenis yang tidak umum).

Sampai penelitian lebih lanjut tersedia, para ahli menyarankan untuk tetap mengandalkan fish oil atau konsumsi langsung dari makanan seperti ikan berlemak.

Efek Samping dan Risiko

Secara umum, fish oil dan krill oil aman dikonsumsi selama sesuai dosis. Tapi tetap ada kemungkinan efek samping ringan dan risiko tertentu, terutama jika kamu punya kondisi kesehatan tertentu.

Editor: Siti Nur Qasanah
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore