Logo JawaPos
Author avatar - Image
Kamis, 11 Mei 2023 | 13.33 WIB

Kasus HIV pada Ibu Rumah Tangga Lebih Tinggi Dibanding Suami Pekerja Seks dan Kelompok Pria Penyuka Sesama

Ilustrasi HIV/AIDS. Ari Bowo Sucipto/Antara

 
JawaPos.com - Kementerian Kesehatan melaporkan kasus Human Immunodeficiency Virus (HIV) di Indonesia meningkat tahun ini. Kebanyakan penderita HIV itu sendiri adalah ibu rumah tangga. 
 
Juru Bicara Kementerian Kesehatan dr. Muhammad Syahril menyebut bahwa kasus ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV bertambah hingga 5.100 orang tiap tahunnya alias bertambah hingga 35 persen.
 
Angka itu menurutnya lebih tinggi dibandingkan kasus HIV pada kelompok lainnya seperti suami pekerja seks dan kelompok MSM (man sex with man). "Aktivitas ini telah menyumbang sekitar 30 persen penularan dari suami ke istri," ujar Syahril, Kamis (11/5).
 
Dia menjelaskan, penyebab tingginya penularan HIV pada ibu rumah tangga adalah karena pengetahuan akan pencegahan dan dampak penyakit yang rendah para penyintas. Selain itu, rerata ibu rumah tangga yang terinfeksi HIV juga diduga memiliki pasangan dengan perilaku seks berisiko. 
 
Lebih jauh lagi, Syahril mengaku bahwa hingga saat ini agak kesulitan melakukan deteksi HIV pada para ibu hamil. Sebabnya adalah masih banyak suami yang tak mengizinkan istrinya untuk dites HIV.
 
"Kemenkes mencatat hanya 55 persen ibu hamil yang dites HIV karena sebagian besar tidak mendapatkan izin suami untuk dites," jelasnya.
 
Dari sejumlah tersebut, ia mengatakan bahwa 7.153 ibu positif HIV dan 76 persennya belum mendapatkan pengobatan ARV. 
 
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore