Indonesia AIDS Coalition (IAC) menggelar kampanye anti stigma bertajuk “#TenangAdaGue: Tanpa Stigma, Kami Ada. (IAC)
JawaPos.com – Indonesia AIDS Coalition (IAC) menggelar kampanye anti stigma bertajuk “#TenangAdaGue: Tanpa Stigma, Kami Ada” di Es Kopi KongBong, Ciledug, Kota Tangerang. Acara yang berlangsung pada Minggu, 30 November 2025 ini menghadirkan generasi muda hingga komunitas sebagai upaya mengikis stigma HIV yang masih berkembang di masyarakat.
Kegiatan tersebut dikemas dalam diskusi dua arah yang mengupas sejumlah isu utama. Dua kalimat pendek memandu peserta memahami bagaimana stigma HIV terbentuk. Lalu, peserta diajak untuk melihat bagaimana masyarakat dapat membongkar stereotip yang selama ini menghambat akses dan pemulihan.
Diskusi juga menyoroti peran konten kreator sebagai agen perubahan di era digital. Pesan edukatif dapat disebarkan lebih cepat, dan para kreator dianggap mampu membentuk opini publik secara positif. Mereka dinilai punya kekuatan untuk membantu menurunkan stigma yang kerap timbul dari informasi keliru.
Suasana kampanye semakin hidup dengan penampilan Band STABIL dan Single Season. Musik menjadi medium komunikasi yang membuat pesan kampanye lebih mudah diterima, terutama oleh generasi muda yang hadir langsung dalam kegiatan tersebut.
Momentum penting kampanye ini adalah peluncuran perdana video klip “Tak Pernah Sendiri” dari BRODERBONG. Grup musik yang digawangi Bongky Ismail, Bobby Geraldi dan Wawan Taroek itu menghadirkan lagu yang ditujukan sebagai dukungan bagi teman-teman HIV positif serta populasi terdampak lainnya.
Lagu tersebut menyuarakan pengalaman emosional banyak penyintas HIV yang kerap menghadapi stigma sosial. Mereka sering merasa takut mengakses layanan pemeriksaan atau pengobatan, yang kemudian berdampak pada kualitas hidup. Pesan yang dibawa BRODERBONG dinilai mampu menghadirkan rasa ditemani dan dimengerti.
Melalui jargon #TenangAdaGue, IAC mengajak masyarakat membangun empati dan kesetaraan. Setiap orang memiliki martabat yang sama, dan kampanye ini menegaskan pentingnya support system dari lingkungan sekitar. Ini menjadi pondasi agar penyintas HIV merasa aman dan diterima tanpa diskriminasi.
Pesan inti kampanye disampaikan secara lugas dan kuat. “Loe itu manusia sama kayak gue, jadi jangan takut dan jangan bimbang, TENANG ADA GUE!” menjadi seruan yang mengajak publik untuk lebih manusiawi. Kalimat tersebut menggugah kehadiran solidaritas sosial yang nyata.
Melalui rangkaian ini, IAC berharap semakin banyak generasi muda tergerak untuk terlibat dalam penghapusan stigma HIV. Lingkungan sosial yang inklusif dianggap sebagai kunci penting dalam mendukung akses layanan kesehatan. Selain itu, masyarakat didorong untuk menciptakan ruang aman bagi siapa pun.
Kampanye “#TenangAdaGue: Tanpa Stigma, Kami Ada” pun menjadi langkah strategis untuk memperkuat solidaritas publik. IAC menegaskan bahwa gerakan melawan stigma HIV adalah gerakan seluruh masyarakat. Dengan dukungan lintas komunitas, perubahan sosial diharapkan terjadi lebih cepat dan berkelanjutan.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
