Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 17 Desember 2024 | 13.11 WIB

Menurut Penelitian, 5 Suplemen Ini Bisa Membantu Mencegah dan Mengatasi Gejala Penurunan Kemampuan Otak

Ilustrasi suplemen. (Freepik) - Image

Ilustrasi suplemen. (Freepik)

JawaPos.com - Semakin tua, kemampuan otak manusia bisa menurun dan menyebabkan kehilangan fokus, pikun, dan kesulitan mengingat. Namun, masalah ini bisa diatasi dengan mengonsumsi suplemen. Ada berbagai jenis suplemen yang boleh dikonsumsi sehari-hari bergantung manfaat yang ingin diperoleh, salah satunya mengatasi masalah penurunan kemampuan otak.

Dilansir dari laman Healthline, berikut ini 5 suplemen kesehatan yang bisa membantu mencegah dan mengatasi masalah penurunan kemampuan otak.

1. Magnesium

Kadar magnesium yang rendah dalam tubuh biasanya meningkatkan risiko mudah stres. Stres dapat menyebabkan gangguan memori, konsentrasi yang buruk, dan gejala kecemasan.

Menjaga kadar magnesium yang optimal dengan mengonsumsi suplemen dapat membantu mengurangi risiko stres. Hal ini juga dapat memperbaiki penurunan kemampuan otak yang berhubungan dengan stres.

Selain itu, beberapa penelitian telah mengaitkan kadar magnesium yang tidak optimal dengan berkurangnya fungsi kognitif dan waktu reaksi serta peningkatan risiko gangguan kognitif.

2. Vitamin B kompleks

Penelitian menunjukkan bahwa kadar vitamin B yang rendah atau kurang dapat menyebabkan gejala penurunan kemampuan otak seperti masalah mengingat dan kesulitan berkonsentrasi.

Sebuah penelitian pada 202 orang dengan gangguan kognitif dan kadar B12 yang rendah atau kurang menemukan bahwa mengonsumsi vitamin B12 dapat meningkatkan kemampuan kognitif pada 84% partisipan.

Berdasarkan penelitian tersebut, mengonsumsi suplemen B kompleks berkualitas tinggi dapat membantu mengurangi risiko penurunan kemampuan otak.

3. L-theanine

L-theanine adalah senyawa yang ditemukan dalam teh hijau dan tanaman lainnya. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa mengonsumsi suplemen L-theanine dapat membantu meningkatkan kewaspadaan mental, waktu reaksi, dan memori.

Sebuah penelitian pada 69 orang dewasa berusia 50-69 tahun menemukan bahwa dosis tunggal 100,6 mg L-theanine meningkatkan waktu reaksi dan memori kerja pada tes kognitif.

4. Vitamin D

Kurangnya kadar vitamin D dalam tubuh dapat mempengaruhi kemampuan kognitif, fokus, dan memori yang keseluruhannya berkaitan dengan otak.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore