Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 25 Oktober 2024 | 22.14 WIB

Meski Pandemi Covid-19 Berakhir, ini Alasan Pentingnya Pakai Masker saat Berkendara Sepeda Motor

Naik motor wajib pakai masker. (Klikdokter) - Image

Naik motor wajib pakai masker. (Klikdokter)

 
JawaPos.com - Sepeda motor merupakan kendaraan paling umum yang paling banyak digunakan untuk bepergian oleh masyarakat Indonesia. Alasannya ya karena transportasi umum belum memadai dan belum merata di banyak daerah.
 
Namun, banyaknya polusi dan debu dapat mengganggu perjalanan saat menggunakan kendaraan yang satu ini. Agar berkendara tetap nyaman, Anda perlu melindungi diri dari berbagai gangguan tersebut dengan menggunakan masker saat sedang bepergian pakai sepeda motor.
 
Kenapa pakai masker saat berkendara motor menjadi penting? Pertama, ketika mengendarai motor, Anda harus mewaspadai polusi, debu, serta bau tidak sedap yang biasanya muncul. 
 
Dengan menggunakan masker, wajah akan tetap aman saat berkendara. Masker wajah sendiri dijual bebas dengan berbagai macam jenis dan bahan. Dalam hal ini, Anda dapat memilih masker sesuai dengan kebutuhan.
 
Alasan lainnya, pakai masker saat berkendara motor adalah untuk menghindari paparan sinar matahari secara langsung. Ketika wajah terus-menerus mendapat paparan sinar matahari langsung, berbagai macam masalah pada kulit, seperti kulit kusam dan flek hitam bisa saja muncul sewaktu-waktu.
 
Pakai masker saat naik motor juga bisa melindungi kita dari sakit kepala seperti migrain. Migrain atau sakit kepala sebelah bisa saja muncul ketika kamu melakukan perjalanan panjang menggunakan motor, tanpa menggunakan masker. 
 
Hal ini terjadi karena polutan beracun yang terhirup masuk ke dalam tubuh. Polutan yang ada di jalanan memang tidak dapat dicerna oleh tubuh, sehingga tubuh akan mengalami sejumlah masalah kesehatan jika polutan ini banyak masuk ke dalamnya.
 
Hal tersebut dapat diatasi jika kamu menggunakan masker. Ketika menggunakannya, kamu akan memiliki kualitas penyaringan udara yang baik, sehingga polutan tidak terhirup masuk ke dalam tubuh.
 
Ini yang paling penting. Ketika Anda menghirup udara bersih, jumlah oksigen dalam aliran darah otomatis akan meningkat. Namun, tidak sebaliknya ketika naik motor tanpa menggunakan masker.
 
Zat-zat polutan berbahaya yang Anda hirup ketika berkendara tidak menggunakan masker berpotensi menumpuk dalam tubuh dan terakumulasi di kemudian hari menjadi penyakit. Seperti misalnya karbon monoksida yang dikeluarkan oleh knalpot dan proses industri lainnya.
 
Nitrogen oksida yang dikeluarkan oleh knalpot juga berbahaya. Polutan jenis ini dapat menggelembungkan lapisan paru-paru, sehingga menyebabkan batuk dan iritasi permanen.
 
Selain itu, dilansir dari Halodoc, ozon yang terbentuk di permukaan tanah yang telah tercampur dengan nitrogen oksida dan gas lainnya, lolutan jenis ini dapat menyebabkan asma, serta iritasi pada mata dan hidung.
 
Terakhir, timbal di udara yang ada di daerah perindustrian. Polutan jenis ini dapat menyebabkan masalah pada ginjal.
Partikel seperti jelaga, kotoran, debu, dan serbuk sari juga berbahaya bagi kesehatan dan paling parah bisa menyebabkan penyakit paru-paru dan kanker. 
 
Bagaimana, masih berani naik motor tanpa menggunakan masker? Coba deh dipikir lagi.
Editor: Estu Suryowati
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore