Logo JawaPos
Author avatar - Image
Selasa, 15 Oktober 2024 | 00.04 WIB

Ketahui 6 Buah yang Harus Dihindari oleh Penderita Diabetes, Berisiko Sebabkan Tingginya Kadar Gula, Apa Saja?

Ilustrasi buah semangka harus dihindari penderita diabetes. (Pexels) - Image

Ilustrasi buah semangka harus dihindari penderita diabetes. (Pexels)

JawaPos.com - Buah-buahan sering kali dianggap sebagai camilan sehat, tetapi bagi penderita diabetes, memilih buah yang tepat sangat penting. Hal ini disebabkan oleh pengaruh kadar gula darah yang dapat berfluktuasi dengan cepat jika seseorang mengonsumsi buah-buahan yang memiliki indeks glikemik (GI) dan beban glikemik (GL) tinggi.

Penting untuk memerhatikan jenis buah yang dikonsumsi serta cara mengonsumsinya, misalnya dengan memadukannya dengan makanan tinggi protein dan lemak sehat agar penyerapan gula ke dalam darah tidak terlalu cepat.

Dilansir dari laman Sesamecare, berikut adalah beberapa buah yang perlu diwaspadai oleh penderita diabetes. Meskipun buah-buahan ini tidak harus dihindari sepenuhnya, konsumsinya harus dibatasi atau dikombinasikan dengan makanan yang dapat membantu menjaga kestabilan kadar gula darah.

1. Semangka

Semangka memang menyegarkan dan menghidrasi, tetapi dengan GI yang cukup tinggi (72), buah ini dicerna dengan cepat dan dapat menyebabkan lonjakan gula darah yang cepat. Untuk penderita diabetes, lonjakan ini bisa menjadi tantangan dalam mengelola kadar gula darah yang stabil.

Oleh karena itu, semangka sebaiknya dikonsumsi dengan porsi yang lebih kecil atau dikombinasikan dengan makanan yang mengandung protein dan lemak sehat.

2. Nanas

Nanas adalah buah yang kaya akan vitamin dan mineral, namun bagi penderita diabetes, buah ini sebaiknya bukan menjadi pilihan utama. GI dari nanas bisa berkisar antara 59 (sedang) hingga 82 (tinggi), tergantung pada tingkat kematangan dan cara pengolahannya. Semakin matang atau diproses buah ini, semakin tinggi dampaknya terhadap kadar gula darah.

3. Pisang

Pisang memiliki indeks glikemik sedang (GI 62), yang berarti buah ini bisa menyebabkan kenaikan kadar gula darah lebih cepat dibandingkan buah-buahan lain dengan GI lebih rendah. Selain itu, pisang juga tinggi karbohidrat, dengan satu pisang berukuran sedang mengandung sekitar 30 gram karbohidrat.

Terutama pada pisang yang terlalu matang, kandungan gula alami seperti glukosa, fruktosa, dan sukrosa dapat menyebabkan lonjakan gula darah. Oleh karena itu, konsumsinya harus dipantau secara hati-hati, meskipun masih bisa dimasukkan dalam diet dengan porsi yang terkendali.

4. Buah Kalengan dengan Tambahan Gula

Buah kalengan sering kali diawetkan dalam sirup yang manis, dan proses pengalengan bisa mengurangi kandungan serat alami dari buah tersebut. Kedua faktor ini bisa menjadi masalah bagi penderita diabetes, karena tambahan gula dapat meningkatkan kadar glukosa darah dengan cepat, dan serat yang berkurang akan mempercepat penyerapan gula. Memilih buah kalengan tanpa tambahan gula adalah opsi yang lebih sehat.

5. Buah Kering

Meski buah kering masih dapat menjadi pilihan yang sehat bagi penderita diabetes, buah ini kehilangan sebagian besar kandungan airnya saat dikeringkan, namun tetap mempertahankan gula alami dan kalori. Hal ini menyebabkan buah kering memiliki kandungan gula dan karbohidrat yang lebih padat dibandingkan dengan buah segar.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore