
Ilustrasi Seorang Lansia Hendak Mengkonsumsi Vitamin. (Freepik)
JawaPos.com - Lansia atau lanjut usia merupakan tahap akhir dari kehidupan manusia yang setiap individu akan melewatinya, hal ini tak bisa dipungkiri jika masih diberikan umur yang panjang. Dalam memasuki usianya menuju 60 tahun ke atas, lansia harus menjalankan pola hidup yang sehat karena semakin tua pastinya banyak perubahan kondisi tubuh.
Dilansir dari laman artikel Kementerian Kesehatan, upaya kesehatan lansia meliputi dari menjaga kebersihan diri, mengonsumsi gizi seimbang, melakukan aktivitas fisik secara rutin, memiliki kehidupan sosial, dan lain-lain. Setelah memasuki usia senja, pastinya semua orang ingin hidup tenang, damai, bahagia, dan fokus memperbaiki diri hingga datangnya kematian.
Kesehatan fisik dan mental menjadi faktor penting yang perlu diperhatikan pada lansia, orang yang sudah memasuki masa lansia perlu memperhatikan asupan makanan yang bergizi, serta tak dibebani banyak pikiran.
Dikutip dari laman Artikel WHO, pada 2019 sekitar 14 persen orang lansia hidup dengan gangguan jiwa. Global Healt Estimates (GHE) 2019 menunjukkan bahwa secara global, sekitar seperempat kematian akibat bunuh diri (27,2 persen) terjadi pada lansia.
Kondisi tersebut menunjukkan bahwa minimnya kesehatan mental pada lansia, dan seringkali kurang diketahui obatnya dan stigma seputar kondisi tersebut yang membuat enggan mencari bantuan.
Faktor yang mempengaruhi terganggunya kesehatan mental pada lansia ini bisa karena pengalaman hidup sebelumnya, serta mengalami hal yang tidak diinginkan saat pensiun. Contohnya seperti kehilangan pendapatan, kurangnya perhatian dari keluarga, atau berkurangnya tujuan hidup ketika masuk masa pensiun.
Isolasi sosial dan kesepian mempengaruhi sekitar seperempat orang lanjut usia, itu merupakan faktor risiko utama terhadap kesehatan mental di kemudian hari.
Lansia juga perlu memerhatikan tanda-tanda depresi dan dukungan bila dibutuhkan. Orang tua yang sehat secara fisik maupun mental akan dapat meningkatkan kualitas hidup mereka.
Kesehatan pada lansia sangat penting untuk mendukung kualitas hidup yang optimal pada usia senja. Pola hidup sehat, pencegahan penyakit, dan perawatan yang tepat dapat membantu menjaga kesehatan mereka.
Peran keluarga sangatlah penting untuk mendukung lansia menjaga kesehatan, kebugaran, aktivitas fisik, dan stimulasi kognitif, pemenuhan gizi yang seimbang, dan melakukan pantauan kesehatan secara berkala.
Selain itu, keluarga atau orang terdekat dapat mendukung secara sosial agar tetap berkarya, serta pendampingan lanjut usia yang membutuhkan perawatan jangka panjang.

Jika Persija Jakarta Gagal Juara, The Jakmania Punya Kesempatan Melihat Bobotoh Menangis
10 Rekomendasi Restoran Paling Populer di Surabaya dengan Menu Lengkap dan Harga Variatif
14 Kuliner Malam Bandung yang Paling Enak dan Selalu Ramai hingga Larut Malam dengan Suasana Seru dan Rasa Lezat
Tak Peduli Larangan ke Jepara, The Jakmania Sebut Kebiasaan atau Takut Main di Jakarta saat Persija Jamu Persib
18 Rekomendasi Kuliner di Tangerang untuk Keluarga, Tempat Makan Favorit dari Tradisional sampai Modern
Mengenal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026: Aturan, Materi, dan Ambang Batas
Korban Rudapaksa di Cipondoh Jalani Trauma Healing, DP3AP2KB Kota Tangerang Beri Pendampingan Khusus
Link Pengumuman Hasil Seleksi Administrasi Manajer Koperasi Merah Putih yang Sudah Diumumkan
Bocoran Soal CAT Seleksi Manajer Koperasi Merah Putih 2026
7 Rekomendasi Kuliner Lontong Balap Paling Enak di Surabaya, Wajib Dicoba Sekali Seumur Hidup!
