Logo JawaPos
Author avatar - Image
Jumat, 10 Mei 2024 | 21.14 WIB

Tidak Semua Buah Baik Bagi Lansia, Berikut 4 Jenis Buah yang Harus Dihindari Pasca Berumur 50 Tahun

Ilustrasi- Buah Kering, tidak disarankan bagi lansia (stockking-freepik) - Image

Ilustrasi- Buah Kering, tidak disarankan bagi lansia (stockking-freepik)

JawaPos.com - Ketika kita memasuki usia lansia atau usia 50 tahun lebih, tubuh kita mengalami perubahan yang signifikan, termasuk penurunan metabolisme dan peningkatan risiko kondisi kesehatan tertentu.

Dalam perjalanan menuju kesejahteraan yang optimal, penting untuk memperhatikan pola makan kita, termasuk asupan buah-buahan yang merupakan bagian penting dari diet sehat.

Namun, melansir Detox Value, tidak semua buah cocok untuk individu di atas usia 50 tahun.

Untuk diketahui, berikut strategi yang diperlukan untuk memilih buah dengan bijak, mengingat kebutuhan kesehatan yang berubah pada tahap hidup ini.

1. Buah Tinggi Kandungan Gula

Seiring bertambahnya usia, sensitivitas terhadap gula dalam buah menjadi perhatian utama, terutama bagi individu dengan risiko diabetes tipe 2 atau masalah berat badan.

Buah-buahan dengan tingkat gula yang tinggi seperti mangga, anggur, dan ceri, meskipun kaya akan nutrisi, memerlukan konsumsi yang bijak bagi mereka yang berada di masa lansia.

Alternatif yang lebih baik adalah memilih buah dengan indeks glikemik rendah, seperti berry dan apel, untuk meminimalkan lonjakan gula darah tanpa mengorbankan manfaat gizi.

2. Buah Asam

Bagi mereka di atas usia 50 tahun dengan sensitivitas pencernaan atau kondisi seperti GERD, buah-buahan asam seperti jeruk dan beberapa jenis berry dapat menimbulkan masalah.

Meskipun kaya akan vitamin C, keasaman tinggi dapat memperburuk gejala GERD dan mengganggu kesehatan mulut.

Untuk menghindari ketidaknyamanan, disarankan untuk memilih buah-buahan dengan tingkat keasaman yang lebih rendah, seperti melon dan pisang, yang lebih lembut bagi sistem pencernaan.

3. Buah Kaya Kalium

Individu di atas usia 50 tahun, terutama yang memiliki masalah ginjal atau mengonsumsi obat-obatan tertentu, sangat perlu memperhatikan asupan kalium dalam makanan mereka.

Meskipun buah-buahan seperti pisang dan jeruk kaya akan nutrisi, kandungan kalium yang tinggi dapat menimbulkan risiko hiperkalemia.

Editor: Novia Tri Astuti
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore