
Surabaya Hospital Expo ke-18 akan digelar di Exhibition Hall, Grand City Convex, Surabaya, Jawa Timur, pada 15 hingga 17 Mei 2024. (Istimewa)
JawaPos.com - Surabaya Hospital Expo ke-18 akan digelar di Exhibition Hall, Grand City Convex, Surabaya, Jawa Timur, pada 15 hingga 17 Mei 2024. Pameran industri kesehatan ini diselenggarakan bersamaan dengan Seminar dan Workshop Perumahsakitan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (PERSI) Wilayah Jawa Timur ke-18 yang bertema “Mewujudkan Layanan Unggulan Rumah Sakit Melalui Pengembangan Sumber Daya.”
Untuk kali pertama, penyelenggaraan rangkaian Surabaya Hospital Expo juga kali ini akan dilengkapi Pameran Layanan Unggulan Rumah Sakit yang menampilkan 20 RS. Pameran ini ditujukan agar masyarakat lebih mengetahui tentang kemampuan rumah sakit (RS) di Jawa Timur.
Pameran ini akan diikuti oleh RSUD Dr. Saiful Anwar Provinsi Jawa Timur, RS National Hospital, RSU PKU Muhammadiyah Mojoagung, RSUD Dr. Soetomo, RS Al Irsyad Surabaya, Siloam Hospitals Surabaya, Klinik Utama Surabaya Skin Centre, RS PHC Surabaya, RSIA Ferina, RS Lavalette Malang, RSUD Husada Prima, RS. Mata Masyarakat Jawa Timur, RSUD Dr. Mohammad Zyn Kabupaten Sampang, RS Citra Medika, RS Ubaya, RS Husada Utama, RSUD Dr. Soedono Provinsi Jawa Timur, RSUD R.T. Notopuro Sidoarjo, RS Muhammadiyah lamongan, dan RSUD Dr. Iskak Tulungagung.
Yudha Imam Sutedja, Direktur Marketing & Finance PT. Okta Sejahtera Insani, selaku penyelenggara pameran memaparkan, Surabaya Hospital Expo-ke 18 diikuti lebih dari 100 perusahaan yang menyediakan kebutuhan RS dan keperluan kesehatan pribadi produksi dalam serta luar negeri, seperti Tiongkok, Jepang, Korea, Italia, Jerman, Malaysia, Turki, Taiwan, Spanyol, serta Perancis.
Jumlah booth bertambah 40 persen dibandingkan tahun lalu. “Kebutuhan RS yang dipamerkan sangat beragam, mulai dari peralatan untuk mendiagnosa pasien di RS, alat emergency, alat operasi, sampai alat-alat pendukung RS lainnya seperti seragam RS, mesin laundri, sistem informasi, dapur,
ambulans, tempat tidur, sampai layanan penyedia koneksi internet. Ada pula alat
diagnosa pribadi di antaranya alat cek gula darah, tekanan darah dan termometer,” ujar Yudha lewat keterangan persnya, Rabu (8/5).
Yudha menyatakan, jika tahun lalu dari target 2.500 pengunjung terlampaui hingga realisasinya mencapai 3.000 orang, Surabaya Hospital Expo ke-18 diharapkan akan dikunjungi lebih dari 3.000 orang. Target utama pengunjung adalah para pelaku layanan fasilitas kesehatan, baik itu yang mengikuti rangkaian Seminar dan Workshop PERSI Wilayah Jawa Timur maupun yang datang untuk pameran, serta tentunya masyarakat umum.
Pengunjung dapat masuk secara gratis dengan registrasi terlebih dahulu atau
registrasi langsung di tempat pameran dipandu tim PT. Okta Sejahtera Insani.
Selain mengikuti pameran, pengunjung juga dapat melakukan pemeriksaan
kesehatan gratis seperti gula darah, lemak tubuh, mata silinder, mata minus/plus,
awal katarak, tekanan darah, kolesterol, serta keton darah.
“Surabaya Hospital Expo ke-18 mempertemukan penyedia alat-alat kebutuhan RS
kepada konsumennya, juga sebagai tempat untuk mendapatkan informasi produksi teknologi alat-alat kesehatan terkini baik produksi dari dalam dan luar negeri. Sasaran utama kami adalah RS yang berada di Surabaya dan sekitarnya juga untuk menjangkau wilayah Indonesia Timur,” ujar Yudha.
Yudha menyatakan optimismenya agar Surabaya Hospital Expo menjadi pusat
pameran alat-alat kesehatan dan kebutuhan RS di wilayah Indonesia bagian timur.
“Besar harapan kami pameran ini mendukung tumbuh kembangnya industri alat
kesehatan yang selama ini memenuhi kebutuhan alat kesehatan RS. Semoga
dengan rangkaian kegiatan ini juga bisa mendukung RS-RS di Jawa Timur
mengembangkan sumber dayanya demi mewujudkan layanan unggulan,” kata
Yudha.
Lebih lanjut, Yudha optimistis Surabaya Hospital Expo dapat menjadi ajang
pertukaran informasi tentang pelayanan kesehatan, baik bagi Masyarakat, RS, serta vendor alat kesehatan.
“Kami juga berharap pemilik RS dapat memanfaatkan pameran ini untuk melakukan update kemajuan teknologi Kesehatan,” ungkapnya.
Selain itu, lanjut Yudha, Surabaya Hospital Expo juga mendukung masyarakat Jawa Timur agar lebih peduli mengenai kesehatan diri dan keluarga. “Sebab banyak penyakit yang bisa dikurangi dampaknya atau bahkan dihindari apabila dideteksi sejak dini.
Sementara itu, Ketua PERSI Wilayah Jawa Timur dr. Hendro Soelistijono, MM, M.Kes menyatakan pemilihan tema Seminar dan Workshop PERSI Wilayah Jawa Timur yaitu Mewujudkan Layanan Unggulan RS Melalui Pengembangan Sumber Daya, dilatarbelakangi tuntutan yang dihadapi RS untuk memiliki layanan unggulan.
Fasilitas layanan unggulan itu dibutuhkan agar RS memiliki keunikan dan keahlian
khusus dalam pelayanannya, juga agar RS dapat mengalokasikan sumber dayanya secara efisien. Sumber daya yang dimaksud meliputi, SDM, peralatan dan fasilitas RS lainnya, teknologi serta keuangan.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
