Logo JawaPos
Author avatar - Image
Rabu, 6 Mei 2026 | 22.59 WIB

Update Pengobatan Korban Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur, 17 Korban Masih Jalani Perawatan di RS

Vice President Public Relations KAI Anne Purba. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com) - Image

Vice President Public Relations KAI Anne Purba. (Ryandi Zahdomo/JawaPos.com)

JawaPos.com-Sebanyak 17 korban kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur pada Senin malam (27/4) masih menjalani perawatan di rumah sakit. Sementara 90 korban lainnya sudah mendapat izin untuk pulang ke rumah masing-masing. PT Kereta Api Indonesia (KAI) memastikan pendampingan terhadap para korban tetap berlangsung.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba menyampaikan bahwa data tersebut terakhir diperbarui pada Rabu pagi (6/5). Dia menyampaikan komitmen KAI untuk terus melanjutkan proses pendampingan kepada pelanggan dan keluarga terdampak kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur sampai seluruh tahapan penanganan selesai.

”Kami terus berkoordinasi dengan rumah sakit, keluarga, serta pihak terkait agar proses pendampingan berjalan dengan baik,” kata dia dalam keterangannya.

Menurut Anne, pemantauan kondisi pelanggan dilakukan secara berkala agar kebutuhan penanganan para korban dapat terpenuhi secara menyeluruh. Dia pun menekankan bahwa fokus KAI saat ini adalah memastikan seluruh korban yang masih menjalani perawatan mendapatkan dukungan yang dibutuhkan. Demikian pula dengan korban yang sudah kembali ke rumah masing-masing.

”Sementara pelanggan yang telah kembali ke rumah juga tetap kami dampingi sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Lebih lanjut, Anne menyampaikan bahwa KAI masih membuka layanan klaim atau reimbursement bagi korban yang menjalani pengobatan secara mandiri. Proses pengajuan dapat dilakukan dengan melampirkan dokumen berupa bukti perjalanan, identitas pelanggan, kwitansi dan rincian biaya pengobatan, resume medis, serta salinan rekening.

”Setelah dokumen dinyatakan lengkap, proses klaim akan dikoordinasikan bersama pihak asuransi dengan estimasi penyelesaian paling lambat 21 hari kerja,” imbuhnya.

Sampai saat ini, pihaknya masih melakukan pendataan dan pengamanan barang milik korban yang tertinggal saat kejadian. Berdasar data pada 6 Mei 2026 pukul 05.00 WIB, tercatat sebanyak 118 barang telah ditemukan. Dari jumlah tersebut, 75 barang diserahkan kepada pemilik, sementara 43 barang lainnya masih berada di layanan Lost and Found Stasiun Bekasi Timur untuk proses verifikasi lebih lanjut.

Editor: Dinarsa Kurniawan
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore