
Ilustrasi
JawaPos.com - Trombosit adalah salah satu komponen darah yang berfungsi membantu proses pembekuan darah. Turunnya trombosit di tubuh merupakan salah satu gejala yang sering terjadi pada saat terkena Demam Berdarah Dengue (DBD).
Meski begitu, turunnya trombosit bukan hanya karena virus DBD, melainkan terdapat banyak faktor lainnya. Turunnya trombosit pada darah bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti penyakit, pengobatan, dan gejala lainnya.
Berdasarkan perhitungan kadar trombosit, pada orang dewasa memiliki kadar trombosit normal sekitar 150.000 hingga 450.000 trombosit per mikroliter darah. Apabila jumlahnya kurang dari normal, maka dapat mengalami trombositopenia.
Beberapa faktor lain dari turunnya kadar trombosit sebagai berikut:
Infiltrasi sumsum tulang oleh sel kanker pada penderita leukimia tentu dapat mempengaruhi produksi platelet yang berakibat pada rendahnya kadar trombosit pada penderita kanker.
Infeksi virus seperti hepatitis C atau HIV dapat menyerang sel CD4 yang dapat menyebabkan angka trombosit berada di bawah batas normalnya.
Berbagai macam bakteri dapat menjadi salah satu penyebab turunnya trombosit. Infeksi yang berat dapat merusak trombosit. Salah satu bakteri yang paling sering menjadi penyebab turunnya trombosit yaitu bakteri E. Coli. Bakteri ini biasa disebabkan oleh makanan mentah atau yang makanan yang tidak higienis.
Bagi ibu hamil biasanya memiliki kadar trombosit yang rendah. Namun, hal ini normal terjadi selama masa kehamilan dan sifatnya hanya sementara.
Terlalu sering meminum alkohol akan mengakibatkan kerusakan pada hati. penyakit ini akan berdampak pada rendahnya trombosit dan dapat diperparah apabila sudah terjadi perlemakan hingga kerusakan permanen seperti sirosis hati.
Terdapat beberapa obat yang dapat menyebabkan berkurangnya kadar trombosit dalam tubuh. Obat ini dapat menyebabkan hancurnya trombosit, seperti antikonvulsan dan antibiotik yang mengandung sulfa.
Turunnya kadar trombosit juga dapat diakibatkan oleh faktor eksternal lainnya. Paparan kemoterapi, radiasi, atau zat kimia dapat memicu turunnya kadar trombosit karena hancurnya sel darah akibat paparan tersebut.
Cara mengatasi turunnya trombosit dapat tergantung pada penyebabnya. Turunnya trombosit dapat diatasi dengan memperbanyak minum air mineral. Apabila merasakan tubuh sangat lemas maka segeralah periksa ke dokter. Trombosit dibawah 10.000 dapat menyebabkan pendarahan otak yang berakibat fatal.

Kasus Hantavirus di Indonesia, Kemenkes: Saat ini Ada 2 Kasus Suspek di Jakarta dan Yogyakarta
14 Spot Gudeg di Bandung dengan Cita Rasa Khas Yogyakarta yang Autentik dan Menggugah Selera
Jadwal Persipura vs Adhyaksa FC Play-Off Promosi Super League, Siaran Langsung, dan Live Streaming
10 Batagor Terenak di Bandung dengan Bumbu Kacang Istimewa, Kuliner Murah Meriah dengan Rasa Premium
Pertandingan Perpisahan Bruno Moreira? Kapten Persebaya Surabaya Kirim Sinyal Emosional Jelang Lawan Persis Solo
12 Kuliner Tahu Campur Paling Enak di Surabaya dengan Kuah Petis Kental yang Selalu Jadi Favorit Warga Lokal hingga Wisatawan
11 Kuliner Gudeg Paling Recomended di Surabaya dengan Harga Murah Meriah Tapi Rasa Tidak Murahan
15 Oleh-oleh Paling Ikonik dan Khas dari Kota Surabaya, Rasanya Autentik dan Tiada Duanya, Wajib Kamu Bawa Pulang!
7 Hidden Gem Kuliner Sunda di Bogor yang Enak dan Wajib Dicoba, Suasana Asri dan Menunya Autentik
12 Rekomendasi Kuliner Malam di Surabaya dengan View Terbaik untuk Nongkrong Santai dan Pemandangan yang Memukau
