Logo JawaPos
Author avatar - Image
Senin, 8 April 2024 | 04.00 WIB

Mengenalkan Finger Food kepada Buah Hati, Berikut 6 Cara Mengetahui Anak Siap Mencobanya

Finger food adalah makanan yang mudah dipegang, digigit, dan dikunyah oleh si kecil. - Image

Finger food adalah makanan yang mudah dipegang, digigit, dan dikunyah oleh si kecil.

JawaPos.com – Finger food adalah makanan yang mudah dipegang, digigit, dan dikunyah oleh si kecil. Pengenalan finger food, selain bisa melatih anak makan sendiri, membantu mengasah keterampilan motorik halus si kecil.

Biasanya, pemberian finger food dimulai saat anak memasuki usia 8-9 bulan, atau ketika ia mulai tertarik memegang sendok sendiri saat kita menyuapinya. Orang tua wajib menemani si kecil saat mencoba makan untuk menghindari resiko seperti tersedak.

finger food juga akan membantu memenuhi kebutuhan gizi untuk tumbuh kembang si kecil, tak terkecuali untuk menghindari anak dari risiko stunting.

Dilansir dari Klikdokter, berikut ini cara yang bisa ikuti dalam memberikan finger food untuk bayi.

1. Perhatikan Tanda Bayi

Pemberian MPASI dalam bentuk apa pun perlu disesuaikan dengan tanda kesiapan bayi. Hal ini merupakan salah satu syarat pemberian MPASI, termasuk finger food untuk bayi. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), bayi umumnya sudah menunjukan tanda siap menerima makanan pendamping pada usia 6 bulan.

Beberapa tanda-tanda kesiapan bayi menerima MPASI, seperti kepalanya mampu tegak dan duduk dengan bantuan, refleks menjulurkan lidah berkurang, tertarik melihat orang makan, dan mencoba meraih atau membuka mulut jika disodori makanan.

2. Menjaga kebersihan bayi dan makanannya

Finger food bertujuan untuk melatih motorik halus, mengasah koordinasi, mengenalkan tekstur melalui sentuhan berupa genggaman. Menjaga kebersihan adalah hal yang harus diperhatikan dalam memberikan finger food untuk bayi.

Finger Food akan digenggam dan dimasukkan ke mulut si kecil secara langsung. Tentunya, perlu diperhatikan kebersihannya agar tidak menyebabkan masalah kesehatan untuk buah hati.

Jangan lupa, bersihkan tangan si kecil sebelum maupun sesudah makan. Cuci makanan yang akan diberikan kepada bayi. kemudian potong menggunakan pisau maupun tatakan yang bersih. Jangan gunakan alat yang telah digunakan untuk bahan makanan lain.

3. Pilih Makanan Sesuai Kemampuan Bayi

Finger food untuk bayi usia di bawah 8 bulan sebaiknya diberikan makanan yang memiliki bertekstur lumer di mulut tanpa perlu dikunyah berlebihan, seperti alpukat, tahu rebus, keju, pisang, dan sebagainya.

Sedangkan untuk bayi yang berusia 9 bulan atau lebih. Dapat diberikan finger food yang semi padat, seperti mangga, melon, biskuit bayi, ayam rebus, telur rebus, dan sebagainya.

Makanan yang keras seperti sayur dan buah dapat direbus atau dikukus terlebih dahulu agar teksturnya lebih lembut.

Editor: Edy Pramana
Tags
Jawa Pos
JawaPos.com adalah bagian dari Jawa Pos Group, perusahaan media terkemuka di Indonesia. Menyajikan berita terkini, akurat, dan terpercaya.
Graha Pena Lt.2 Jl. Raya Kby. Lama No.12, Grogol Utara, Kec. Kebayoran Lama, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12210
Download Aplikasi JawaPos.com
Download PlaystoreDownload Appstore